Memanfaatkan Madu Sebagai Obat Batuk Anak Tradisional

Apa yang Anda rasakan saat melihat si buah hati terkena batuk? Cemas dan khawatir sudah tentu, terlebih jika batuk pada anak semakin parah saat malam hari. Itu artinya, anak akan kesulitan tidur.

Berbagai cara pun Anda lakukan untuk mengatasi batuk pada anak. Masalanya adalah, sulit untuk menemukan obat batuk yang aman untuk anak dan tidak dan tidak menyebabkan alergi atau efek samping lainnya.

Memanfaatkan Madu Sebagai Obat Batuk Anak Tradisional

Bahkan, FDA menyatakn jika obat batuk anak yang ada di apotek hanya boleh dikonsumsi oleh anak-anak usia 6 tahun keatas. Lalu bagaimana jika anak-anak usia yang mengalami batuk?

Solusinya bisa beralih dengan menggunakan pilihan alternatif berupa herbal dengan memanfaatkan Madu. Madu sendiri dikenal memiliki beragam manfaat seperti :

  • Antibakteri, Antiradang dan Antijamur.
  • Sumber Antioksidan alami.
  • Baik untuk sistem pencernaan karena memiliki kandungan prebiotik.
  • Meningkatkan sistem imun tubuh.
  • Membuat tidur lebih nyenyak.
  • Menaikkan energi.
  • Dan sumber fitokimia yang penting untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Memanfaatkan Madu Sebagai Obat Batuk Anak Tradisional

Aturan yang benar memberikan madu untuk anak-anak.

Walaupun Madu memang tidak terlihat berbahaya, namun jika diberikan pada anak-anak harus sesuai aturan. Hal ini dikarenakan pada anak-anak dibawah usia 1 tahun, mereka bisa mengalami sakit akibat kandungan mikroorganisme yang masih terdapat pada madu.

Bayi seusia ini juga berisiko tersedak karena kemampuan menelan Madu belum sempurna. Selain itu, dengan memberikan madu pada bayi yang usianya kurang dari 1 tahun bisa membuatnya keracunan. Pada anak yang usianya lebih tua, madu juga dapat memicu reaksi alergi. Hal ini dikarenakan anak yang memang alergi terhadap serbuk sari atau pollen.

Secara umum, Madu aman dikonsumsi anak-anak diusia 1 tahun keatas. Asal dengan langkah aman dan bijak, tidak ada salahnya jika berkonsultasi hal ini dengan dokter, terutama jika anak-anak sedang dalam pengobatan tertentu.

Khasiat Madu untuk mengatasi batuk bekerja dengan cara melapisi membran mukosa yang meradang dan menenangkan bagian belakang tenggorokan. Sedangkan untuk rasa manis dari madu diklaim mampu mengurangi dahak sehingga keinginan batuk juga mereda.

Baru-baru ini para ilmuwan menemukan jika pada beberapa jenis madu ditemukan antioksidan berbeda seperti Vitamin C. Di samping dapat menguatkan sistem imun tubuh, sifat antimikrobanya juga efektif untuk melawan virus dan bakteri penyebab ketidaknyamanan serta iritasi. Madu yang kaya beragam antioksidan terbukti dapat membantu melawan infeksi saluran pernafasan atas.

Mengenai dosis madu yang disarankan dikonsumsi anak-anak berdasarkan usianya :
  • Balita 1-5 tahun: ½ sdt
  • Anak 6-11 tahun: 1 sdt
  • Anak 12 tahun ke atas: 2 sdt

Panduan lainnya adalah dengan memberikan ½ sdt madu per 11kg dari berat badan anak, sebanyak 4-5 kali sehari.

Jika batuknya tergolong parah, hindari memberikan madu selagi anak sedang batuk. Tunggu hingga batuknya mereda, lalu bantu mereka minum madu.

Rekomendasi lain : Obat Tradisional Untuk Redakan Batuk Pada Anak 1-6 Tahun

Penyakit Leukimia Pada Anak-anak

Leukimia mungkin tidak asing di telinga kita, namun apakah kita mengetahui sebenarnya bagimana kondisi dari Leukimia tersebut?

Leukimia menurut pengetiannya yang berarti kanker darah, adalah salah satu jenis dari keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang anak. Di Indonesia sendiri, Leukimia termasuk penyakit dengan 3/4 kasus yang terjadi pada anak-anak.

Penyakit Leukimia Pada Anak-anak

Leukimia merupakan kanker sel darah putih (leukosit) yang menyerang sumsum tulang belakang dimana leukosit berasal dan diproduksi. Karena keganasan kanker ini, maka sumsum tulang didominasi oleh sel-sel kanker tersebut yang akhirnya menyebabkan fungsi sumsum tulang terganggu. Sumsum tulang yang letaknya berada pada rongga tulang yang berfungsi sebagai tempat produksi dari komponen-komponen darah, seperti sel darah merah, trombosit dan sel darah putih.

Karena penyakit ini, akhirnya menyebabkan fungsi sumsum tulang terganggu, sehingga seluruh kegiatan produksi darah (hematopoesis), diantaranya pembetukan sel darah merah, pembentukan sel limfosit, pembentukan trombosit dan granulopoesis mengalami gangguan. Pada anak yang menderita sakit ini akan mengalami Anemia, rentan saat mengalami perdarahan dan mudah terkena infeksi.

DIkarenakan sistem pembentukan darah yang terganggu oleh Leukimia, maka biasanya anak mulai mengalami gejala-gejala seperti :

1. Perdarahan.

Perdarahan yang terjadi pada anak dapat berupa lebam di kulit, mimisan ataupun berupa bercak merah sebagai tanda adanya perdarahan. Perdarahan ini disebabkan oleh trombosit kurang dari jumlah normal. Semakin rendah trombosit msemakin tinggi risiko pendarahan.

2. Pucat (anemia).

Pucat yang muncul akibat berkurangnya sel darah merah. Gejala ini dapat diwaspadai oleh orangtua dengan melihat apakah bibir anak pucat atau tidak.

3. Gampang terinfeksi.

Sel leukosit yang diproduksi dari sumsum tulang bukanlah leukosit yang normal, sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik. Hal ini menyebabkan anak mudah terinfeksi kuman maupun virus.

4. Nyeri pada tulang dan sendi.

Nyeri yang dirasakan adalah sebuah manifestasi dari adanya penyebaran sel-sel kanker yang masuk kedalam permukaan tulang maupun sendi. Tidak hanya nyeri, leukemia pada anak juga menyebabkan bengkak di daerah persendian.

5. Demam.

Sel kanker dapat menyebabkan demam karena ada pelepasan zat-zat peradangan. Selain itu, demam juga sering disebabkan karena adanya infeksi akibat kekebalan yang menurun.

6. Terjadi pembesaran organ.

Pembesaran organ (Organomegali) terjadi disebabkan oleh sel kanker yang menyebar ke hati, limfa, kelenjar getah bening ataupun organ lain. Pembesaran ini sering ditemukan secara tidak sengaja ketika dokter sedang melakukan pemeriksaan fisik.

7. Kloroma.

Kloroma merupakan salah satu tanda khas dari Leukemia berupa bercak kehitaman pada kulit. Gejala ini merupakan salah satu tanda adanya infiltasi sel kanker ke dermis, subdermis atau epidermis pada kulit.

8. Hiperleukositosis.

Pada keadaan tertentu anak dapat mengalami kenaikan jumlah sel leukosit yang sangat tinggi, hingga lebih dari 100.000/µL. Hiperleukositosis dapat menyebabkan komplikasi atau penyakit penyerta berupa kejang, sesak, perdarahan pada paru, otak maupun ginjal. Anak-anak yang memiliki gejala di atas, perlu segera diperiksa oleh dokter spesialis anak untuk pemeriksaan dan konfirmasi diagnosis lebih lanjut.

Baca juga :

Pahami Syarat Ini Sebelum Memberikan Vaksin MR Pada Anak

Pemberian vaksin MR (Measless Rubella) sekarang ini sudah termasuk program imunisasi wajib yang harus dilakukan oleh setiap kalangan masyarakat termasuk anak-anak. Walaupun begitu, sebagian dari orangtua masih ragu untuk memutuskan apakah anak mereka akan diberikan vaksin tersebut atau tidak. Lalu apa saja yang sebaiknya dipahami oleh orangtua sebelum melakukan pemberian vaksin MR pada anak?

Pahami Syarat Ini Sebelum Memberikan Vaksin MR Pada Anak

Dilansir laman liputan6, Ketua Komite Nasional Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas PP KIPI), Hindra Irawan Satari menyebutkan syarat penting sebelum anak diberi imunisasi MR. Syaratnya adalah, anak haruslah dalam kondisi sehat, tidak sedang sakit sebab jika kondisinya sedang tidak sehat pembentukan antibodi tidak akan optimal.

Anak sehat memiliki ciri-ciri aktif, nafsu makan normal, mau menghabiskan makanannya dan lelap saat tidur. Berbeda dengan kondisi sakit pada umumnya, saat anak batuk dan pilek justru boleh mendapatkan vaksin karena kedua kondisi tersebut merupakan penyakit ringan dan bukan kontraindikasi dari pemberian vaksin MR.

Anak yang tidak boleh mendapatkan vaksin MR.

Anak-anak yang dilarang mendapatkan vaksin ME adalah mereka yang memiliki riwayat fatal terhadap alergi obat dan mengalami gangguan pada kekebalan tubuhnya.

Soal keamanan vaksin MR.

Vaksin MR dinyatakan aman oleh kementrian Kesehatan Republik Indonesia karena telah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), dan BPOM. Vaksin MR juga dinilah 95% lebih efektif dalam mencegah campakdan rubella dan telah digunakan oleh lebih 140 negara di dunia.

Baca juga :

Bahaya ISPA Pada Anak Balita

ISPA atau Infeksi saluran pernapasan akut, adalah kondisi dimana terjadi infeksi di salruran bagian sinus, tenggorokan, saluran udara atau paru-paru, dan disebabkan oleh bakteri ataupun virus.

Bahaya ISPA Pada Anak Balita

Pada balita yang menderita ISPA, kondisinya sering kali terabaikan sebab, gejalanya serupa dengan flu biasa. Maka dari itu ada baiknya jika gejala sekecil apapun yang terjadi pada anak yang berhubungan dengan kesehatannya, segera bawa dia ke dokter untuk diagnosis yang sebenarnya.

Berikut ini adalah gejala dari infeksi saluran pernapasan akut pada anak.

1. Tidak nafsu makan.

Infeksi saluran pernapasan akut pada anak menyebabkannya mengalami sakit di tenggorokan dan juga radang, karena virus masuk ke tenggorokan. Dampaknya, si kecil mengalami kesulitan dalam menelan makanan dan minuman. Batuk dan pilek yang biasanya datang bersamaan dengan sakit tenggorokan ini juga membuatnya tidak nafsu makan, sehingga tubuhnya pun menjadi lemas.

2. Gangguan pernapasan.

Virus penyeabb ISPA pada balita menyerang sistem pernapasan atas, diantaranya hidung, tenggorokan dan paru-paru. Dampak dari kondisi ini adalah terganggunya sistem pernapasan dan tentu saja kondisi ini tidak bagi kesehatan si kecil karena berdampak langsung dalam mengganggu sistem tubuh lainnya. Kesulitan bernapas juga membuat tubuh kekurangan oksigen yang sangat dibutuhkan tubuh. Akibatnya organ-organ tubuh lain tidak berfungsi dengan baik juga.

Ingat, walaupun gejala yang dialami anak memang benar-benar seperti flu biasa, ada baiknya tetap memeriksakan kondisi ke dokter.

Baca juga :

Saat Anak Cedera Kepala, Apa Yang Harus Dilakukan?

Obat Sakit Mata Tradisional Untuk Anak Yang Aman

Obat Sakit Mata Tradisional Untuk Anak Yang Aman

Anak rentan terkena sakit termasuk sakit mata. Pada sakit mata yang menyebabkan matanya merah bisa jadi kondisi ringan bahkan serius. Namun, sebagai orangtua juga sebaiknya tidak secara sembarangan dalam memberikan penanganannya.

Obat Sakit Mata Tradisional Untuk Anak Yang Aman

Kondisi mata merah pada anak atau Konjungvitis, adalah keadaan dimana terjadinya peradangan di saluran transparan yang menildungi bagian putih mata. Peradangan yang terjadi membuat pembuluh darah semakin terlihat, sehingga memperlihatkan kondisi mata merah tersebut.

Adapun kemungkinan dari penyebabnya adalah infeksi virus dan bakteri. Sakit mata yang diakibatkan oleh virus dan bakteri sangat mudah menular. Alergi tungau debu, bulu hewan, serbuk sari, polusi udara juga bisa memicu mata merah.

Jika sakit mata ini disebabkan oleh penyebab tersebut, maka segera lakukan pengobatan karena dikhawatirkan mata menjadi infeksi dan jika sudah terjadi bisa menimculkan keluarnya cairan kuning dari mata dan membuat kelopat mata menjadi rapat dan membengkak.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Sekarang ini kami juga punya obat herbal untuk mengatasi penyakit mata infeksi, gangguan mata rabun, katarak dan lainnnya yang aman bahkan dikonsumsi untuk anak-anak, yaitu Walatra Sehat Mata Softgel.

Walatra Sehat Mata Softgel Obat Mata Herbal Terbaik Dengan Teknologi NANO.

Obat Sakit Mata Tradisional Untuk Anak Yang Aman

Walatra Sehat Mata, suplemen sekaligus obat herbal yang diformylasikan khusus untuk penanganan penyakit dan gangguan pada mata dengan bertujuan membantu kesehatan mata lebih baik.

Komposisi dari Walatra Sehat Mata Softgel diambil dari ekstrak bahan-bahan alami terbaik untuk perawatan mata, diantanya :

  • Ekstrak Greentea 10%.
  • Ekstrak Biji anggur 20%.
  • Ekstrak Jeruk Bargemot 5%.
  • Ekstrak Bunga Canola 5%.
  • Ekstrak Bunga Matahari 2,5%.
  • Ekstrak Ginko Biloba 2,5%.
  • Ekstrak Blueberry 40%.
  • Ekstrak Wortel 10%.
  • Ekstrak Taurine 5%.
  • Ekstrak Acayberry 5%.
  • Vitamin A 5%.
  • Vitamin E 20%.

Khasiat dan Manfaat dari Walatra Sehat Mata Softgel.

  • Memenuhi nutrisi yang dibutuhkan mata.
  • Memperbaiki sirkulasi di mata.
  • Menurunkan risiko degenerasi makula.
  • Membantu melindungi jaringan mata.
  • Mendukung pembuluh darah sehat di mata.
  • Memenuhi vitamin yang dibutuhkan mata.
  • Membantu meningkatkan ketajaman penglihatan.
  • Mengurangi peradangan dan membantu sel-sel retina.
  • Mengobati berbagai keluhan pada mata.

Satu lagi keunggulan dari Walatra Sehat Mata yakni pembuatannya dengan Teknologi NANO, teknologi mutakhir para ahli yang dilakukan dengan memperlajari skala nanometer, atau sepermilyar meter. Nano teknologi merupakan teknologi yang dihasilkan dari pemanfaatan sifat-sifat molekul atau struktur atom apabila berukuran nanometer. Sederhananya, jika molekul atau struktur dapat dibuat dalam ukuran nanometer maka akan dihasilakan sifat-sifat baru yang luar biasa. Sifat-sifat baru inilah yang dimanfaatkan untuk keperluan teknologi, sehingga teknologi ini disebut nano teknologi.

Sekarang ini, Walatra Sehat Mata tidak bisa Anda jumpai di toko obat manapun. Penjualannya melalui herbal store internet yang bisa ditemukan di mesin mencarian Google. Anda juga bisa mendapatkan produk tersebut melalui website Anak Kita Sehat dengan mengirim pesan via sms/line/wa/bbm dengan format pemesanan seperti berikut ini.

Ketik WAMTA : Nama Lengkap : Jumlah Pesanan : Alamat Lengkap : No. Hp/tlp yang bisa dihubungi.
Kirim ke
SMS/WA/LINE : 0812.8404.7339
bbm : D8282304

Contoh :
WAMTA : Angelina Rudiansyah : 2 botol : Jln Kebun Bunga no. 12 Sumedang Jawa Barat.
Lalu kirim ke nomor SMS/whatsapps/bbm yang tersedia di atas.

Pemesanan dengan mencantumkan kode produk yakni #WAMTA, akan kami proses secepatnya. Perbedaan kode bertujuan lebih mudah terdeteksi oleh komputer admin kami.

 

Obat Sakit Mata Tradisional Untuk Anak Yang Aman

Keuntungan Anda membeli Walatra Sehat Mata disini,

1. Mendapatkan prduk ASLI TERJAMIN KUALITASNYA.
2. Jika Anda pesan 2 botol, Anda akan mendapatkan GRATIS 1 botol. Jika pesan 4 botol, Anda bisa mendapatkan 2 botol!
3. Pesan 2 botol, GRATIS ONGKIS KIRIM ke seluruh wilayah Indonesia.
4. Harga asli Walatra Sehat Mata sekarang adalah Rp. 425.000,-