Bahaya ISPA Pada Anak Balita

ISPA atau Infeksi saluran pernapasan akut, adalah kondisi dimana terjadi infeksi di salruran bagian sinus, tenggorokan, saluran udara atau paru-paru, dan disebabkan oleh bakteri ataupun virus.

Bahaya ISPA Pada Anak Balita

Pada balita yang menderita ISPA, kondisinya sering kali terabaikan sebab, gejalanya serupa dengan flu biasa. Maka dari itu ada baiknya jika gejala sekecil apapun yang terjadi pada anak yang berhubungan dengan kesehatannya, segera bawa dia ke dokter untuk diagnosis yang sebenarnya.

Berikut ini adalah gejala dari infeksi saluran pernapasan akut pada anak.

1. Tidak nafsu makan.

Infeksi saluran pernapasan akut pada anak menyebabkannya mengalami sakit di tenggorokan dan juga radang, karena virus masuk ke tenggorokan. Dampaknya, si kecil mengalami kesulitan dalam menelan makanan dan minuman. Batuk dan pilek yang biasanya datang bersamaan dengan sakit tenggorokan ini juga membuatnya tidak nafsu makan, sehingga tubuhnya pun menjadi lemas.

2. Gangguan pernapasan.

Virus penyeabb ISPA pada balita menyerang sistem pernapasan atas, diantaranya hidung, tenggorokan dan paru-paru. Dampak dari kondisi ini adalah terganggunya sistem pernapasan dan tentu saja kondisi ini tidak bagi kesehatan si kecil karena berdampak langsung dalam mengganggu sistem tubuh lainnya. Kesulitan bernapas juga membuat tubuh kekurangan oksigen yang sangat dibutuhkan tubuh. Akibatnya organ-organ tubuh lain tidak berfungsi dengan baik juga.

Ingat, walaupun gejala yang dialami anak memang benar-benar seperti flu biasa, ada baiknya tetap memeriksakan kondisi ke dokter.

Baca juga :

Saat Anak Cedera Kepala, Apa Yang Harus Dilakukan?

Obat Sakit Mata Tradisional Untuk Anak Yang Aman

Obat Sakit Mata Tradisional Untuk Anak Yang Aman

Anak rentan terkena sakit termasuk sakit mata. Pada sakit mata yang menyebabkan matanya merah bisa jadi kondisi ringan bahkan serius. Namun, sebagai orangtua juga sebaiknya tidak secara sembarangan dalam memberikan penanganannya.

Obat Sakit Mata Tradisional Untuk Anak Yang Aman

Kondisi mata merah pada anak atau Konjungvitis, adalah keadaan dimana terjadinya peradangan di saluran transparan yang menildungi bagian putih mata. Peradangan yang terjadi membuat pembuluh darah semakin terlihat, sehingga memperlihatkan kondisi mata merah tersebut.

Adapun kemungkinan dari penyebabnya adalah infeksi virus dan bakteri. Sakit mata yang diakibatkan oleh virus dan bakteri sangat mudah menular. Alergi tungau debu, bulu hewan, serbuk sari, polusi udara juga bisa memicu mata merah.

Jika sakit mata ini disebabkan oleh penyebab tersebut, maka segera lakukan pengobatan karena dikhawatirkan mata menjadi infeksi dan jika sudah terjadi bisa menimculkan keluarnya cairan kuning dari mata dan membuat kelopat mata menjadi rapat dan membengkak.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Sekarang ini kami juga punya obat herbal untuk mengatasi penyakit mata infeksi, gangguan mata rabun, katarak dan lainnnya yang aman bahkan dikonsumsi untuk anak-anak, yaitu Walatra Sehat Mata Softgel.

Walatra Sehat Mata Softgel Obat Mata Herbal Terbaik Dengan Teknologi NANO.

Obat Sakit Mata Tradisional Untuk Anak Yang Aman

Walatra Sehat Mata, suplemen sekaligus obat herbal yang diformylasikan khusus untuk penanganan penyakit dan gangguan pada mata dengan bertujuan membantu kesehatan mata lebih baik.

Komposisi dari Walatra Sehat Mata Softgel diambil dari ekstrak bahan-bahan alami terbaik untuk perawatan mata, diantanya :

  • Ekstrak Greentea 10%.
  • Ekstrak Biji anggur 20%.
  • Ekstrak Jeruk Bargemot 5%.
  • Ekstrak Bunga Canola 5%.
  • Ekstrak Bunga Matahari 2,5%.
  • Ekstrak Ginko Biloba 2,5%.
  • Ekstrak Blueberry 40%.
  • Ekstrak Wortel 10%.
  • Ekstrak Taurine 5%.
  • Ekstrak Acayberry 5%.
  • Vitamin A 5%.
  • Vitamin E 20%.

Khasiat dan Manfaat dari Walatra Sehat Mata Softgel.

  • Memenuhi nutrisi yang dibutuhkan mata.
  • Memperbaiki sirkulasi di mata.
  • Menurunkan risiko degenerasi makula.
  • Membantu melindungi jaringan mata.
  • Mendukung pembuluh darah sehat di mata.
  • Memenuhi vitamin yang dibutuhkan mata.
  • Membantu meningkatkan ketajaman penglihatan.
  • Mengurangi peradangan dan membantu sel-sel retina.
  • Mengobati berbagai keluhan pada mata.

Satu lagi keunggulan dari Walatra Sehat Mata yakni pembuatannya dengan Teknologi NANO, teknologi mutakhir para ahli yang dilakukan dengan memperlajari skala nanometer, atau sepermilyar meter. Nano teknologi merupakan teknologi yang dihasilkan dari pemanfaatan sifat-sifat molekul atau struktur atom apabila berukuran nanometer. Sederhananya, jika molekul atau struktur dapat dibuat dalam ukuran nanometer maka akan dihasilakan sifat-sifat baru yang luar biasa. Sifat-sifat baru inilah yang dimanfaatkan untuk keperluan teknologi, sehingga teknologi ini disebut nano teknologi.

Sekarang ini, Walatra Sehat Mata tidak bisa Anda jumpai di toko obat manapun. Penjualannya melalui herbal store internet yang bisa ditemukan di mesin mencarian Google. Anda juga bisa mendapatkan produk tersebut melalui website Anak Kita Sehat dengan mengirim pesan via sms/line/wa/bbm dengan format pemesanan seperti berikut ini.

Ketik WAMTA : Nama Lengkap : Jumlah Pesanan : Alamat Lengkap : No. Hp/tlp yang bisa dihubungi.
Kirim ke
SMS/WA/LINE : 0812.8404.7339
bbm : D8282304

Contoh :
WAMTA : Angelina Rudiansyah : 2 botol : Jln Kebun Bunga no. 12 Sumedang Jawa Barat.
Lalu kirim ke nomor SMS/whatsapps/bbm yang tersedia di atas.

Pemesanan dengan mencantumkan kode produk yakni #WAMTA, akan kami proses secepatnya. Perbedaan kode bertujuan lebih mudah terdeteksi oleh komputer admin kami.

 

Obat Sakit Mata Tradisional Untuk Anak Yang Aman

Keuntungan Anda membeli Walatra Sehat Mata disini,

1. Mendapatkan prduk ASLI TERJAMIN KUALITASNYA.
2. Jika Anda pesan 2 botol, Anda akan mendapatkan GRATIS 1 botol. Jika pesan 4 botol, Anda bisa mendapatkan 2 botol!
3. Pesan 2 botol, GRATIS ONGKIS KIRIM ke seluruh wilayah Indonesia.
4. Harga asli Walatra Sehat Mata sekarang adalah Rp. 425.000,-

Saat Anak Cedera Kepala, Apa Yang Harus Dilakukan?

Apa yang membuat orangtua khawatir? Saat anak sakit? Jatuh karena kecelakaan dan hal lainnya. Anak-anak memang terkadang masih kurang berhati-hati dalam melakukan sesuatu, itu makanya pada anak mereka lebih sering terluka, baik luka ringan ataupun luka yang cukup parah hingga menimbulkan trauma.

Saat Anak Cedera Kepala, Apa Yang Harus Dilakukan?

Seperti anak-anak di US, menurut penelian hampir 600.000 dari mereka setiap tahunnya akan memenuhi UGD terutama karena cedera di bagian kepala.

Kebanyakan dari anak-anak tersebut mendapat cedera di bagian kepala karena terjatuh saat berlari, naik turun tangga, atau bahkan karena terguling dari tempat tidur. Sebagian lagi mengalaminya karena cedera berolahraga dan kasus-kasus lainnya yang termasuk ringan.

Sebenarnya, menurut para ahli medis jatihnya anak tidak termasuk kasus darurat kecuali jika anak jatuh kemudian mengalami pingsan, kejang, pendarahan hebat, muntah-muntah, pusing, terlihat agak linglung, limbung, dan penglihatannya terganggu segera larikan anak ke unit gawat darurat.

Atau, jika gejalanya termasuk ringan yang seperti pusing sedikit, sekali muntah-muntah), hubungi saja dokter anak. Jika Anda tidak berhasil menghubungi dokter, Anda bisa memantau dulu kondisi anak selama 4-6 jam berikut bila kondisinya tidak memburuk.

Sangat dibolehkan dan aman jika Anda memberinya acetaminophen atau ibuprofen untuk mengatasi pusingnya. Jangan takut jika dia tertidur, asal tetap diawasi saja. Begitu ia agak baikan, baru periksakan ke dokter anak besoknya.

Jika Anda berniat membawanya ke rumah sakit, ia akan diperiksa fungsi sarafnya, seperti penglihatan, keseimbangan tubuh, dan gerakan. Yang kami khawatirkan adalah beberapa kasus dimana terjadi perdarahan dalam yang harus diatasi.

Apa Yang Terjadi Jika Tanpa Sengaja Menelan Permen Karet?

Permen karet termasuk salah satu jajanan yang bisa dikonsumsi siapapun tanpa mengenal usia. Dengan mengunyah permen karet sendiri, membuat kita meredakan rasa stress dan cenderung menenangkan. Sayangnya, untuk anak-anak yang mengkonsumsi permen karet, mengunyah permen karet dapat menjadi masalah besar karena mereka justru menelan permen karet alih-alih membuangnya ke tempat sampah.

Apa Yang Terjadi Jika Tanpa Sengaja Menelan Permen Karet

Lalu bagaimana jika anak menelan permen karet? Apakah hal ini akan berbahaya bagi kesehatannya?

Menurut ahli kesehatan menyebut jika orang tua tidak perlu panik saat anak menelan permen karet. Faktanya, secara alami sistem pencernaan tubuh bekerja dengan unik untuk mengatasi benda-benda yang secara alami sulit dipecah atau dicerna layaknya permen karet. Permen karet yang sulit untuk dicerna membuat usus menjadi bergerak aktif untuk terus menggerakkan permen karet agar segera terbuang melalui anus. Intinya, walaupun permen karet cenderung lengket dan ditakutkan bisa tertahan pada salah satu organ pencernaan, permen karet ternyata tidak mampu mengalahkan kekuatan usus sehingga pada akhirnya hanya akan terbuang begitu saja saat buang air besar.

Walau begitu, ahli kesehatan juga menyatakan jika sebaiknya orang tua tetap khawatir jika anak menelan permen karet dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu singkat. Hal ini bisa menyebabkan anak mengalami tersumbatnya sistem pencernaan. Jika kondisi ini tidak bisa dihindari, sebaiknya segerakan anak untuk minum air putih yang cukup banyak untuk mendorong permen karet masuk lebih dalam agar tidak menyumbat. Selain itu, berikan anak makanan lainnya untuk membantu permen karet terdorong masuk kedalam usus dan cepat dibuang bersama kotoran.

Posted by Anak Kita Sehat

Lebih Memahami Penyakit Hidrosefalus

Mungkin masih belum banyak orang tua yang mengetahui tentang kondisi ini. Hidrosefalus, merupakan gangguan kesehatan yang cenderung terjadi pada anak-anak bahkan bayi baru lahir.

Hidrosefalus berasal dari bahasa Latin yaitu Hydros yang artinya air, dan sefalus yang artinya kepala. Jadi Hidrosefalus berarti penumpukan cairan otak yang berlebihan yang menyebabkan kelainan atau gejala kelainan saraf yang dapat hanya sementara atau menetap.

Lebih Memahami Penyakit Hidrosefalus

Hidrosefalus bisa terjadi pada orang-orang dalam segala usia. Namun kasus ini sebagian besar terjadi pada bayi dan lansia. Berdasarkan gejalanya, Hidrosefalus dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu:

— Hidrosefalus kongenital (bawaan).

Hidrosefalus kongenital terjadi sejak bayi baru dilahirkan. Bayi yang mengalami Hidrosefalus bawaan, terlihat dari kepalanya yang sangat besar. Ubun-ubun mereka akan tampak menggelembung dan menegang. Dikarenakan kulit kepala bayi yang masih tipis, maka penggelembungan tersebut membuat urat-urat kepala menjadi terlihat dengan jelas. Bayi-bayi dengan Hidrosefalus, memiliki mata yang terlihat seperti memandang ke bawah dan otot-otot kaki terlihat kaku, serta rentan mengalami kejang. Gejala dari Hidrosefalus bawaan lainnya yaitu mudah mengantuk, mual, rewel, dan susah makan.

— Hidrosefalus yang didapat atau acquired.

Hidrosefalus jenis ini dapat terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Hidrosefalus jenis ini menyebabkan penderitanya mengalami mual dan nyeri leher, nyeri kepala juga akan muncul. Rasa nyeri kepala ini biasanya sangat terasa di pagi hari setelah bangun tidur. Gejala lain dari Hidrosefalus tipe ini adalah mengantuk, penglihatan buram, bingung, sulit menahan kemih atau menahan buang air besar, dan sulit berjalan. Jika tidak segera diobati, kondisi ini dapat menyebabkan koma, hingga kematian.

— Hidrosefalus dengan tekanan normal.

Hidrosefalus jenis ketiga biasanya dialami oleh kaum lansia, yakni di atas 60 tahun. Penderita akan kesulitan menggerakkan kaki, sehingga beberapa dari mereka terpaksa menyeret kaki agar dapat berjalan. Gejala lain yang menyertai kondisi ini adalah kacaunya kendali kemih yang ditandai dengan sulit menahan buang air kecil atau sering merasa ingin buang air kecil. Selain gejala fisik, Hidrosefalus tekanan normal juga berdampak kepada kemampuan berpikir penderita. Mereka akan sulit mencerna informasi dan lambat dalam menanggapi situasi atau pertanyaan.

Mengapa Hidrosefalus bisa terjadi?

Dalam keadaan normal, di kepala sudah diproduksi cairan cerebrospinal yang fungsinya berperan dalam metabolisme otak seperti membersihkan zat-zat sisa di otak dan memberi makanan ke sel-sel otak.

Cairan ini diproduksi kurang lebih 500 ml perhari dan selalu terserap kembali oleh tubuh dengan baik. Dikarenakan berbagai hal, seperti misalnya sumbatan akibat tumor, kekeruhan akibat infeksi, produksi yang terlalu banyak, akan terjadi penumpukan cairan serebrospinal di kepala. Penumpukan cairan ini kemudian dikenal sebagai Hidrosefalus.

Jika Hidrosefalus tidak dengan segera mendapat penanganan, maka dapat berpengaruh pada tertekannya saraf otak, dan efek jangka panjang Hidrosefalus dapat menyebabkan gangguan kecerdasan, kepribadian, epilepsy, serta keterlambatan tumbuh kembang.

Posted by Anak Kita Sehat.