Penyakit Berikut Ini Dicap Sebagai Penyakit Langganan Anak

Penyakit Berikut Ini Dicap Sebagai Penyakit Langganan Anak,- Selamat datang kembali untuk Anda, kali ini pada situs Anak Kita Sehat, saya akan berbagi kembali informasi yang menarik seputar penyakit-penyakit yang sering diderita anak-anak. Dan Anda sebagai orangtua yang baik dan bijak serta tentunya menyayangi buah hati Anda, artikel ini akan memberikan Anda wawasan dan pengetahuan baru seputar hal Tersebut. Dan berikut adalah beberapa penyakit yang dicap sebagai penyakit langganan anak, diantaranya:

1.  PILEK

Saat seorang anak terserang pilek,  biasanya akan diawali dengan gejala seperti tenggorokan terasa gatal yang kadang menyebabkan batuk kering. Tidak jarang bahkan suhu tubuh pun meningkat. Selanjutnya, hidung akan berlendir dan mampet.

Penyebab dari pilek sendiri terjadi karena disebabkan virus influenza, ada kalanya penyakit ini terjadi karena alergi rhinitis (radang selaput lendir hidung). Alergi timbul akibat reaksi terhadap bahan tertentu, seperti bulu hewan, debu, atau kapas/kapuk. Bedanya, pilek karena alergi terjadi tanpa disertai demam atau infeksi. Pilek yang disebabkan kedua hal tersebut akan sembuh dengan sendirinya, tanpa perlu pemberian antibiotik. Jaga asupan cairan, agar anak tak dehidrasi. untuk menyamankan pernapasannya, Anda bisa melembabkan ruangan dengan uap panas. Tapi, jika sangat mengganggu, bawalah anak ke dokter.

Pencegahan yang dapat dilakukan: Jika pilek terjadi akibat alergi rhinitis, dapat dicegah dengan meminimalkan atau menjauhi sumber pemicu alergi. Jika anak alergi debu, jaga kebersihan kamarnya. Gunakan kasur latex atau kasur busa untuk meminimalisir alergi. Begitu juga dengan bantal dan gulingnya. Sprei dan sarung bantal harus diganti secara rutin, minimal seminggu sekali. Sedangkan, pilek yang disebabkan oleh virus dapat dicegah dengan mengonsumsi makan makanan bergizi dan beraktivitas fisik yang sehat. Jangan lupa, istirahat si kecil pun harus cukup agar kondisi tubuhnya selalu fit. Selain itu, hindari “ping pong” virus, jika ada salah satu anggota keluarga terkena virus influenza.

 2. INFLUENZA

Pada umumnya, orang-orang menganggap pilek dengan influenza (flu) itu adalah sama, padahal keduanya jelas berbeda. Penderita flu mengalami demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, serta batuk dan pilek. Jadi, flu lebih parah daripada pilek.

Penyebab dari influenza adalah flu yang disebabkan oleh virus influenzasa. Flu sangat cepat menular melalui udara yang tercemar oleh tetesan cairan, saat penderita bersin dan batuk. Udara dengan cairan yang mengandung bibit penyakit flu, mudah terisap oleh anak saat bernapas. Atau bisa jadi bibit penyakit hinggap di benda-benda, yang kemudian disentuh anak dan masuk ke tubuhnya melalui tangan. Anak yang sedang terserang flu diharuskan banyak istirahat, makan makanan bergizi, dan banyak minum air. Tambahkan lebih banyak vitamin C jika ia demam. Beri obat penurun panas sesuai petunjuk pemakaian. Batuk dapat dikurangi dengan minum jus buah yang manis dan agak panas, misalnya air jeruk yang diberi madu. Jika dalam 2 hingga 3 hari demam tak juga turun, segera bawa ke dokter.

Pencegahan yang dapat dilakukan dari penyakit influenza adalah: Tanamkan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat. Virus flu ini enggan menyerang badan yang sehat.Jika ada anggota keluarga lain yang terserang flu, jauhi anak atau gunakan masker saat berhadapan dengan anak. Ini untuk mencegah terjadinya penularan.

3. BATUK

Batuk sebenarnya merupakan refleks dari tubuh untuk mengeluarkan sesuatu, seperti lendir, atau benda yang membuat tubuh berusaha untuk mengeluarkan benda-benda asing tersebut yang terdapat pada  saluran napas.

Penyebab dari batuk pada anak yang paling sering terjadi adalah akibat infeksi saluran napas serta alergi. Ada 2 infeksi saluran napas, yaitu infeksi saluran napas atas dan infeksi saluran napas bawah. Batuk karena infeksi saluran napas atas biasanya lebih ringan. Misalnya karena flu, amandel, dan radang tenggorokan. Sementara, batuk karena infeksi saluran napas bawah biasanya agak lebih berat, seperti pada penderita memiliki penyakit pneumonia (radang paru). Batuk yang disebabkan alergi, biasanya terjadi pada penderita asma. Selain itu, batuk juga bisa terjadi karena aspirasi, yaitu masuknya cairan atau benda asing ke paru-paru seperti ketika minum susu, atau makan keripik.

Pencegahan batuk pada anak: Jika anak memilik asma, yang harus dilakukan adalah menghindari pemicu alergi yang menyebabkan saluran napas menyempit. Saat berdekatan dengan anak-anak, orang dewasa yang tengah mengidap flu atau batuk harus menggunakan masker dan hindari batuk di sembarang tempat. Jaga daya tahan tubuh anak, dengan asupan makanan bergizi. Anak yang sehat akan memiliki daya tahan tubuh yang bagus.

Selain itu, ada beberapa penyakit penyebab batuk yang bisa dicegah dengan imunisasi, misalnya pertusis (batuk rejan atau batuk 100 hari) bisa dicegah dengan suntikan DPT. TBC juga bisa dicegah dengan suntikan BCG. Karena itu, usahakan tepati pemberian imunisasi pada anak tepat jadwal.

4. DIARE

Diare merupakan ganggungan pencernaan yang biasa dialami oleh semua orang, termasuk anak-anak. Diare adalah keluarnya feses yang berair dalam kurun waktu sering.

Penyebab penyakit diare adalah infeksi pleh mikroorganisme seperti virus, bakteri, ataupun parasit. Penyebab lainnya adalah konsumsi obat-obatan, terutama antibiotic, dan pemakaian pemanis buatan. Tak cocok dengan makanan tertentu juga sering menjadi penyebab diare. Protein susu sapi merupakan bahan makanan yang paling sering menimbulkan alergi hingga anak-anak menderita diare. Makanan lain pencetus alergi adalah ikan, telur, bahan pewarna, dan bahan pengawet.

Ada perbedaan yang harus Anda ketahui antara diare dan mencret, diare adalah keluarnya kotoran encer sebanyak 3 kali atau lebih dalam sehari yang terkadang disertai lendir dan darah. Sedangkan, mencret adalah keluarnya kotoran yang berbentuk encer atau cairan.

Untuk diare, ada beberapa cara dalam penanganan yang dapat dilakukan, diantaranya:

  • Jika mencret pertama sudah disertai darah, segera bawa ke dokter. Begitu pula jika mencret terjadi terus-menerus selama 6 jam atau lebih, disertai muntah, tak mau minum, mata tampak cekung, pusing, dan berat badan turun.
  • Jaga asupan cairan, dengan tetap memberikan ASI sesering mungkin.
  • Anak yang sudah mengonsumsi makanan padat bisa diberi makanan yang lunak-lunak, tak berminyak, dan mudah dicerna.
  • Paling gampang berikan bubur nasi dengan kuah sayur bening. Buah-buahan yang dianjurkan adalah apel dan pisang.
  • Pemberian oralit pun disarankan pada bayi dan batita yang tengah mengalami diare.
  • Obat pemampat kotoran tak dianjurkan, karena akan menahan diare yang membuat racun dan kuman-kuman penyebab infeksi tertahan di dalam perut. Terlebih, jika diare disertai panas.
  • Segera bawa ke dokter, jika diare terjadi lebih dari satu minggu dan diare disertai darah.

Pencegahan yang dapat dilakukan adalah sebagai orangtua Anda harus menjamin makanan si kecil terjaga kebersihannya. Begitu juga dengan alat-alat makan dan lingkungan di rumah, terutama jika ia masih bayi. Jaga juga kebersihan tangan, saat akan bersentuhan dengan anak.

Demikianlah, beberapa penyakit yang dicap sebagai penyakit langganana anak, serta beberapa cara pencegahan yang dapat dilakukan oleh Anda sebagai orangtua. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat ya, untuk Anda. Salam!

– Penyakit Berikut Ini Dicap Sebagai Penyakit Langganan Anak

Gigi Si Buah Hati Cepat Tumbuh, Coba Metode Ini !

Gigi Si Buah Hati Cepat Tumbuh, Coba Metode Ini,- Pastinya Anda yang memiliki buah hati sangat senang melihat tumbuh dan berkembangnya anak Anda bukan. Seiring berjalannya waktu, buah hati Anda akan terus menunjukkan pertumbuhan yang baik apabila asupan gizinya terpenuhi sejak dini. Namun, banyak juga masalah yang mungkin terjadi seiring pertumbuhannya tersebut.

Biasanya jika bayi Anda mengalami masalah maka akan memberikan efek terhadap kesehatannya, mereka juga akan terus menangis dan tidak enak badan hingga menyebabkan sulit tidur dan membuat orangtua cemas. Masalah lainnya yang sering terjadi adalah gigi yang susah tumbuh. Cara merangsang pertumbuhan gigi pada balita agar tumbuh sesuai dengan usia perkembangannya harus diperhatikan dengan baik agar bayi tumbuh dengan maksimal dan normal.

Pada umumnya, gigi balita akan tumbuh saat memasuki usia 4-6 bulan. Petumbuhan ini sangat dipengaruhi dari asupan gizi yang beraasal dari makanan ataupun gizi yang berasak dari ibu yang akan mempengaruhi produksi asi. Metode yang biasanya dilakukan adalah dengan memberikannya mainan yang dapat menjadi media perangsang. Mainan tersebut biasanya akan digigit oleh bayi. Tidak hanya itu, mainan tersebut juga akan melatih keterampilan motorik pada bayi karena bentuknya yang melengkung. Pilihlah mainan yang terbuat dari karet ataupun lateks dengan warna yang mencolok tetapi aman untuk bayi. Mainan bayi ini sering disebut dengan teether yang biasanya sudah BPA free.
teether bayiSelain dengan mainan tersebut, cara lainnya yang dipastikan benar-benar aman adalah dengan memperhatikan pemberian makanan untuk bayi. Biasanya dapat menggunakan wortel yang dikupas dan dipotong agak besar kemudian diberikan untuk bayi agar dapat digigit-gigit olehnya. Wortel ini sangat aman dan murah, teksturnya yang tidak terlalu keras dan tak mudah putus dapat dijadikan sebagai cara alternatif untuk membantu pertumbuhan gigi si buah hati lebih cepat.

wortel kukus
wortel kukus

Manfaat dari pemberian media perangsang tersebut adalah gigi yang runcing dari dalam akan terdesak keluar pada gusi sehingga muncullah gigi susu pada balita. Terdapat zat tambahan yang bisa diberikan juga seperti zat fluor  yang berfungsi untuk memperkuat gigi, serta mencegah kerusakan pada gigi.

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs kami dan membaca artikel kami Gigi Si Buah Hati Cepat Tumbuh, Coba Metode Ini ! Semoga dapat bermanfaat ya bun, selamat mencoba!

Tips Mengatasi Bayi Yang Cegukan

Tips Mengatasi Bayi Yang Cegukan,- Bayi yang cegukan memang sangat membuat Anda sebagai orangtua tentunya merasa khawatir. Penyebab bayi cegukan sebenarnya karena bayi tersebut menangis dan marah. Biasanya, orang dewasa menghentukan cegukan cupu mudah, yaitu dengan cara menahan nafas beberapa saat saja. Tapi bagaimana jika bayi yang cegukan? Tidak mungkin melakukan hal yang sama bukan?

cegukan pada bayi
Namun, ada beberapa metode yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan cegukannya. Dan berikut ini adalah Tips Mengatasi Bayi Yang Cegukan:

  • Jika cegukan terjadi pada saat menyusu, coba ubah posisi menyusui dan terus susui sampai cegukan hilang.
  • Perhatikan, apakah saat menyusu ia dalam keadaan tenang atau justru terlihat begitu semangat yang membuat udara masuk ke diafragma.
  • Cek juga posisi menyusui Anda. Posisi menyusui yang benar adalah puting dan areola masuk ke mulut bayi, bayi berada dalam garis lurus dengan lengan bayi, serta perut bayi  berhadapan dengan perut ibu.
  • Bila cegukan terus terjadi, hentikan dulu kegiatan menyusunya. Sandarkan bayi tegak menghadap Anda dengan kepala di bahu Anda, lalu tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut, seperti ketika Anda menyendawakannya. Tindakan ini  bisa mendorong udara ke atas dan menghentikan cegukan. Setelah cegukan berhenti, susui dia kembali.
  • Bila bayi minum dari botol, perhatikan apakah botolnya memiliki regulator dan lubang pada dot bayi. Pilihlah botol dengan lubang dot yang lebih kecil agar bayi bisa mengatur ritme menyedot susu sehingga tidak cegukan.
  • Bila bayi sudah mendapat makanan pendamping ASI, berikan makanan dalam jumlah sedikit demi sedikit dan perlahan-lahan.

Demikianlah Tips Mengatasi Bayi Yang Cegukan pada situs Anak Kita Sehat kali ini, semoga dapat bermanfaat ya untuk Anda. Terima kasih atas kunjungannya pada situs kami ini, semoga Anda dan keluarga sehat selalu, salam!

Tips Jitu Untuk Menghindari Obesitas Pada Anak

Anak Kita Sehat kali ini akan berbagi tips untuk para orangtua mengenai Tips Jitu Untuk Menghindari Obesitas Pada Anak. Seperti apa? Simak selengkapnya.

Hal yang harus diperhatikan para orangtua sekarang ini adalah kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan anak. Jika lengah saja atau membiarkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang dilakukan anak tidak terkontrol, maka akan berakibat buruk pada anak. Salah satu dari sekian banyaknya dampak buruk tersebut adalah obesitas.

anak obesitas

Penyebab anak mengalami obesitas terjadi karena beberapa faktor berikut ini.

  1. Faktor genetik
    Faktor ini maksudnya adalah faktor keturunan yang datang dari orangtua yang sulit dihindari. Jika ayah atay ibu memiliki kelebihan berat badan juga, anaknya juga akan menderita obesitas.
  2. Makanan cepat saji dan makanan ringan dalam kemasan
    Makanan cepat saji memang selalu menjadi pilihan anak-anak. Karena rasa yang enak dan lebih banyak disukai anak-anak. Padahal makanan seperti ini umumnya mengandung lemak dan gula yang tinggi yang dapat menyebabkan obesitas. Orangtua yang sibuk sering menggunakan makanan cepat saji yang praktis dihidangkan untuk diberikan pada anak mereka, walaupun kandungan gizinya buruk untuk anak. Makanan cepat saji meski rasanya nikmat namun tidak memiliki kandungan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Itu sebabnya makanan cepat saji sering disebut dengan istilah junk food atau makanan sampah. Selain itu, kesukaan anak-anak pada makanan ringan dalam kemasan atau makanan manis menjadi hal yang patut diperhatikan.
  3. Minuman ringan
    Sama halnya dengan makanan cepat saji, minuman ringan atau soft drink ini terbukti memiliki kandungan gula yang tinggi yang dapat menyebabkan berat badan cepat naik dan bertambah. Rasa yang nikmat dan menyegarkan adalah salah satu alasan banyak anak-anak yang menyukainya. Orangtua harus memperhatikan ini.

Untuk menghindari hal-hal tersebut, Anda sebagai orangtua kami akan sarankan beberapa Tips Jitu Untuk Menghindari Obesitas Pada Anak, yang bisa Anda terapkan pada anak Anda. Berikut beberapa tipsnya:

  1. Perhatikanlah pola makan anak
    Obesitas banyak menjangkiti sebagian besar anak yang cenderung tidak terkontrol dengan baik pola makannya. Terutama jenis makanan yang banyak mengandung bahan pengawet, minuman yang bersoda, makanan cepat saji dan makanan sereal.  Jenis makanan tersebut biasanya menjadi menu favorit anak-anak. Maka dari itu, orang tua harus rutin mengawasi anak mengenai jenis makanan atau jajanan ringan yang di konsumsi. Kalau bisa, latihlah anak untuk menyukai buah-buahan dan sayur mayur sejak dini, hal ini akan sangat membantu dalam menyeimbangkan berat badan serta  baik untuk menunjang kesehatan dan  pertumbuhan.
  2. Latihlah anak untuk membiasakan sejak dini gaya hidup yang seimbang
    Mayoritas anak-anak, mereka sangat menyukai jenis kegiatan seperti bermain game, nonton video dan nonton tv. Padahal, kebiasaan tersebut merupakan faktor yang signifikan dalam meningkatkan kelebihan berat badan. Jadi, sebisa mungkin bagi orang tua untuk mengarahkan pada anak supaya tidak terlalu banyak menghabiskan waktu menekuni rutinitas  tersebut.
  3. Latihlah anak agar mencintai olahraga
    Kebiasaan oleh raga yang teratur sejak dini bukan hanya baik untuk kesehatan anak, namun juga sangat penting dalam mengontrol keseimbangan hormon yang dapat menyeimbangkan antara pertumbuhan dan berat badan, sehingga terhindar dari obesitas.
  4. Kenali jenis menu diet yang sehat untuk anak
    Orang tua harus mengetahui bahwa menu died sehat untuk anak-anak berbeda dengan menu died  untuk orang tua. Jika perlu, bertanyalah pada ahli kesehatan mengenai menu yang cocok dan tepat untuk anak sesuai dengan tingkat usia.
  5. Biasakan mengajak anak untuk berkumpul bersama keluarga
    Ajarkanlah pada anak untuk terbiasa berkumpul dengan keluarga, terutama saat makan malam. Dalam kondisi ini, biasanya seorang anak cenderung lebih tenang dan terbuka pada orang tuanya. Jadi, di sini orang tua memiliki kesempatan yang luas untuk memberikan arahan pada anak dengan cara yang santai dan menyenangkan.

Demikianlah beberapa Tips Jitu Untuk Menghindari Obesitas Pada Anak yang bisa Anda coba, semoga dapat bermanfaat ya. Salam sehat untuk Anda dan keluarga!

Cara Mengobati Cacingan Pada Anak Dengan QnC Jelly Gamat

Cara Mengobati Cacingan Pada Anak Dengan QnC Jelly Gamat,- Cacingan memang penyakit yang sering terjadi dan akan berdampak buruk terhadap terganggunya tumbuh kembang anak. Sebenarnya penyakit cacingan merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit. Cacing yang menginfeksi tubuh manusia biasanya  akan berkembang biak, beredar ke beberapa organ, dan mengganggu fungsi normalnya sehingga pada akhirnya akan menimbulkan gangguan kesehatan.

Cara Mengobati Cacingan Pada Anak Dengan QnC Jelly GamatBagian-bagian tubuh yang dapat terinfeksi oleh cacing adalah usus, jaringan, organ hati, paru, darah, bahkan pembuluh getah bening. Cacing dapat masuk melalui mulut atau pori-pori kulit. Masuknya cacing ke dalam tubuh diperngaruhi beberapa faktor, diantaranya adalah faktor kebersihan dan lingkungan.

Beberapa gejala yang dapat Anda kenali jika si buah hati terkena cacingan, biasanya anak akan merasa mual, nafsu makan mereka berkurang, diare, atau bahkan sulit untuk buang air besar, batuk, demam, berat badan berkurang dan rasa gatal pada anusnya. Sedangkan tanda-tanda anak cacingan bisa dilihat dari perubahan fisik yang terjadi seperti perut anak membuncit, pucat, adanya benjolan atau pembengkakan pada anggota tubuh serta terjadi kelainan pada kulit, biasanya kemerahan pada kulit yang membentuk garis-garis yang berkelok-kelok.

Maka dari itu, peranan orangtua sangat penting dalam pencegahan cacingan supaya nantinya anak tidak terkena infeksi cacingan. Beberapa hal yang dapat dilakukan Anda sebagai orangtua adalah:

  1. Ajarkan anak kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah makan
  2. Usahakan kuku-kuku jari mereka tetap bersih dan tidak terlalu panjang.
  3. Biasakan si kecil untuk menggunakan alas kaki saat bermain atau bepergian. Serta usahakan agar alas kaki yang dipakai tetap bersih.
  4. Jika anak bermain di tempat kotor atau di tanah biasakan mencuci kaki dengan sabun sesegera mungkin.
  5. Biasakan anak untuk mencuci kaki sebelum tidur.
  6. Bila makan makanan dengan sayuran mentah usahakan dicuci bersih sebelum dikonsumsi oleh si kecil.

Selain itu, cara terbaik rekomendasi kami untuk para orangtua yang anaknya menderita cacingan adalah obati dengan obat herbal QnC Jelly Gamat. Jelly Gamat Gold-G mengobati penyakit cacingan pada anak secara alami, aman serta tanpa efek samping.

Khasiat QnC Jelly Gamat Mengobati Cacingan Pada Anak Secara Efektif, Aman, Tanpa Efek Samping

Cara Mengobati Cacingan Pada Anak Dengan QnC Jelly Gamat

Cara Mengobati Cacingan Pada Anak Dengan QnC Jelly Gamat, merupakan produk suplemen makanan kesehatan yang di produksi dari PT.GNE atau GIT produsen Biogene R & D SDN BHD- Malaysia, cocok untuk mengatasi penyakit cacingan pada anak. Kandungan yang dimiliki QnC Jelly Gamat sebagai obat herbal menyembuhkan penyakit cacingan tidak lepas dari kandungan teripang emas yang menjadi bahan dasar QnC Jelly Gamat. Teripang emas yang berasal dari dasar lautan ini kaya akan kandungan gizi dan vitamin, serta beberapa penelitian mengungkapkan bahwa teripang emas yang termasuk kedalam species Golden Stichopus Variegatus ini memiliki lebih dari 50 jenis kandungan bioaktif didalamnya. Beberapa kandungan tersebut diantaranya:

  • Protein 86.8%
  • Kolagen 80.0%
  • Mukopolisakarida
  • Antiseptik alamiah
  • Chondroitin
  • Omega 3, 6 dan 9
  • Vitamin
  • Mineral
  • Glucosaninoglycans (GAGs)
  • Saponin
  • Lektin
  • Senyawa Gamapeptide

Selain itu, didalam teripang emas QnC Jelly Gamat juga terdapat senyawa Gamapeptide didalamnya, yang mana senyawa tersebut memiliki banyak peranan dalam mengobati cacingan, diantaranya sebagai pereda rasa sakit, pencegah inflamasi (peradangan), 3 kali lebih cepat dalam menyembuhkan luka, selain itu, teripang emas juga memiliki sifat antibakteri dan juga antiparasit sehingga secara langsung membunuh dan menghentikan perkembangbiakan semua jenis cacing penyebab cacingan pada anak yang tumbuh didalam tubuh anak Anda. Ditambah dengan kandungan Protein hingga 82% dan asam lemak essensial didalam teripang emas, akan memperkuat sel hati untuk mengeluarkan antibodi sehingga mampu mengatasi cacing-cacing penyebab penyakit cacingan.

QnC Jelly Gamat merupakan obat herbal terbaru produksi Indonesia, 100% Gamat Asli yang sudah diakui oleh DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229. Bahan dasar teripang emas ASLI dari perairan Indonesia yang termasuk kedalam laut terbaik di seluruh dunia. Teripang ini kemudian di budidayakan untuk kepentingan kesehatan, karena berdasarkan penelitian teripang memiliki manfaat yang luar biasa dalam dunia pengobatan.

Keunggulan dari QnC Jelly Gamat : Tidak hanya ekstrak teripang, QnC Jelly Gamat ditambahkan beberapa kandungan alami, seperti Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural serta Ekstrak Buah Dan Sayur. Dengan semakin banyak kandungan di dalamnya, semakin besar pula manfaat yang terdapat di dalamnya!

Dengan keseluruhan kandungan lyang uar biasa dari teripang emas QnC Jelly Gamat maka tidak perlu di ragukan lagi akan khasiat dan kemampuannya dalam menyembuhkan penyakit cacingan.

Bagaimana? Jika Anda tertarik untuk mencoba pengobatan dengan QnC Jelly Gamat segera lakukan pemesanan sekarang juga. QnC Jelly Gamat Asli hanya bisa Anda dapatkan dengan mengirim pesan sms kepada kami, salah satu agen penjualan QnC Jelly Gamat yang berada di Tasikmalaya, format pemesanan untuk QnC Jelly Gamat, adalah:

Ketik NSQG : Nama Anda : Jumlah Pesanan : Alamat Lengkap : No. Hp/Tlp.
Kirim ke 085.223.944.949

Contoh:
Ketik FGHH : Indira : 2 botol : Jl. Karang Asem 87 Jakarta Barat : 081.223.xxxxx

Kirim ke 085.223.944.949

Format pemesanan harus mencantumkan KODE PRODUKNSQG“ didalamnya, jika tidak mohon maaf pemesanan tidak akan diproses!

Selain sms, pemesanan juga tersedia untuk pengguna:

BBM 54A88110 / 53227614
Whatsapp dengan nomor +6852-2394-4949

Dan berikut adalah daftar harga QnC Jelly Gamat beserta jumlah pemesanan.

Cara Mengobati Cacingan Pada Anak Dengan QnC Jelly Gamat

Simak disini untuk CARA PEMESANAN LENGKAP

Kami menggunakan sistem pengiriman yang berbeda dengan barang sampai baru anda bayar. Penggunaan sistem ini kami tujukan untuk memberikan kepercayaan penuh pada konsumen dan membuktikan pada anda bahwa kerjasama dengan kami tidak ada UNSUR PENIPUAN. Namun bagi anda sebagai calon konsumen yang beri’tikad tidak baik, anda akan dikenakan sanksi PASAL 5 BAB III NO.8 TAHUN 1999 (Tuntutan Hukum Pidana dan dendaan atas langgaran tidak memenuhi kewajiban konsumen). Untuk itulah, kami sangat mengharapkan kerjasama yang jujur dan bersih dalam bisnis jual beli ini.

Terima kasih untuk Anda yang sudah menyimak artikel kami mengenai Cara Mengobati Cacingan Pada Anak Dengan QnC Jelly, semoga dapat menjadi refrensi untuk pengobatan anak Anda. Semoga bermanfaat dan salam sehat.