Bahaya Susu Kental Manis Untuk Bayi dan Balita

Bahaya Susu Kental Manis,- Susu termasuk minuman sehat bergizi yang harus diberikan pada anak untuk memenuhi kebutuhan 4 sehat 5 sempurna. Di Indonesia minuman susu terbagi kedalam beberapa jenis, susu bubuk susu cair dan susu kental manis yang diseduh. Namun belakangan ini, susu kental manis diberitakan sebagai bukan termasuk minuman susu nutrisi sebab kandungan nutrisi di dalamnya rendah tidak seperti susu asli.

Namun karena susu kental lebih ekonomis dan praktis, akhirnya banyak orangtua yang memilih susu kental manis untuk diberikan sebagai asupan nutrisi bagi anak-anaknya. Bahkan terkadang anak-anak masih bayi pun diberikan susu kental manis sebagai pengganti asi. Hal inilah yang harus menjadi pengetahuan kepada masyarakat mengenai fakta sebenarnya susu kental manis yang tidak memenuhi standar kebutuhan gizi secara maksimal.

Bahaya Susu Kental Manis

Bahaya Susu Kental Manis

Dilansir dari laman halosehat, berikut adalah Bahaya Susu Kental Manis Untuk Bayi dan Balita.

  • Alergi Susu.

Salah satu bahaya yang kemungkinan bisa dialami oleh anak bayi dan balita yang diberi susu kental manis adalah mengalami reaksi alergi. Walau kemungkunannya kasus yang jarang, namun para orang tua pun wajib waspada terhadap reaksi saat tubuh buah hatinya saat diberi susu kental manis, yakni asupan selain susu formula dan ASI. Contoh beberapa gejala alergi susu kental manis : Ruam di kulit, mual, muntah, diare, perut kembung.

  • Gangguan Pencernaan.

Jika susu kental manis terlalu sering diberikan pada anak bayi dan balita, hal ini akan berpengaruh terhadap perkembangan organ di dalam tubuh yang bahkan belum mencapai sempurna. Oleh karenanya, nutrisi kompleks selain yang mereka dapat dari susu formula atau ASI kurang bisa dicerna dengan baik. Karena hal tersebutlah juga pada akhirnya menyebabkan bayi atau balita yang mengonsumsi susu kental manis terlalu sering bisa mengalami diare serta gangguan pencernaan lainnya.

  • Obesitas.

Susu kental manis yang tinggi kandungan gula, karbohidrat, kalori serta lemak jenuh. Namun sayangnya, kadar protein di dalamnya rendah, maka dari itu kita tidak bisa menjadikan susu kental manis sebagai sumber protein. Maka dari itu, susu kental manis tidak cocok untuk diinikmati secara berlebihan oleh anak, karena berisiko menyebabkan obesitas.

  • Kekurangan Kalsium.

Dikarenakan tidak ada cukup mineral dan vitamin yang dimiliki oleh produk susu kental manis termasuk kandungan kalsium yang rendah berakibat pada masa pertumbuhannya akan mengalami bahaya defisiensi kalsium jika berlebihan mengonsumsi susu kental manis.

  • Kerusakan pada fungsi Ginjal.

Perkembangan organ ginjal pada bayi dan balita juga bisa mengalami gangguan / terganggu akibat pemberian susu kental manis yang terus-menerus. Pemberian susu kental manis sebelum waktunya berisiko menyebabkan ginjal si kecil bekerja lebih keras untuk proses pencernaannya. Itulah mengapa risiko kerusakan fungsi pada ginjal anak akibat konsumsi susu kental manis cukup tinggi.

Masih ada beberapa bahaya yang bisa terjadi akibat orangtua yang terlalu sering memberikan susu kental manis pada anak bayi dan balitanya. Yang penting diketahui adalah, susu kental manis tidak boleh diberikan pada anak-anak usia pertumbuhan balita dan bayi.

Semoga artikel diatas bermanfaat untuk Anda. Salam 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *