Penyebab Berat Badan Anak Tidak Kunjung Bertambah

Orangtua menjadi sangat khawatir saat melihat perbedaan yang terjadi pada si buah hati dengan teman sebayanya. Disaat teman-temannya memiliki perubahan dalam tinggi dan berat badan, justru anak Anda tidak menunjukan perubahan, termasuk dalam berat badannya. Hal ini tentu saja membuat Anda khawatir sebagai orang. Sayangnya, memang tidak semua orangtua menyadari, dan justru merasa telah memberikan makanan dengan nutrisi yang cukup namun hasilnya tetap nihil. Dalam kondisi seperti ini, ada baiknya jika segera melakukan langkah penanganan dan mengetahui apa yang menyebabkan anak Anda tidak bertambah berat badannya.

Penyebab Berat Badan Anak Tidak Kunjung Bertambah

Penyebab Berat Badan Anak Tidak Kunjung Bertambah

Bukan rahasia lagi jika anak-anak memang susah untuk makan dan cenderung pilih-pilih dalam makanan. Dan sayangnya, anak-anak lebih menyukai makanan yang terlihat menarik di matanya, dan rasanya yang enak. Terkadang, makanan yang sangat mereka sukai adalah makanan dengan kandungan nutrisi rendah. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab berat badan anak tidak bertambah. Untuk mencegah anak pilih-pilih dalam makanan, sebaiknya sejak anak masih dalam kandungan Bunda sudah mulai mengenalkan berbagai macam makanan yang bernutrisi tinggi, seperti sayur-sayuran. Karena, apapun yang Ibu makan selama masa hamil, juga dapat dirasakan oleh bayi.

Selain dari faktor tersebut, orangtua juga perlu memahami beberapa faktor dibawah ini yang ternyata juga mempengaruhi berat badan anak tidak kunjung bertambah.

1. Anak menderita sakit yang tak tertangani/tak terdeteksi.

Beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebab berat badan anak tidak kunjung naik adalah karena anak tersebut menderita penyakit yang tak terdeteksi. Seperti TB kronis, jantung bawaan, cacingan, gangguan metabolik bawaan, dan sebagainya. Penyakit-penyakit tersebut dapat mengganggu proses metabolisme (terjadi hipermetabolisme), sehingga berat badan anak tak kunjung bertambah. Segera tangani penyakitnya sambil melakukan perbaikan nutrisi. Terapi pengobatan dan nutrisi perlu dilakukan secara efektif dengan berkonsultasi ke ahli.

2. Berat badan turun drastis karena diare.

Perkembangan berat badan anak yang awalnya baik, juga dapat turun drastis saat anak menderita diare. Di usia 1 sampai 2 tahun apa pun yang dipegang anak akan masuk ke mulutnya. Inilah yang meningkatkan risiko masuknya kuman diare ke pencernaan anak-anak batita.

3. Suasana rumah / meja makan yang dirasa kurang menyenangkan menurut anak.

Suasana riang di meja makan akan membuat anak makan dengan senang dan juga lahap. Meski si kecil sedang susah makan, jangan pernah memaksanya. Tetaplah tersenyum saat ia menunjukkan penolakan. Bujuklah tanpa perlu terlihat mendesaknya. Menu-menu yang bervariasi biasanya akan menarik hati anak, sehingga ia mau mencobanya.

4. Berikan asupan nutrisi sehat pada anak seperti Walatra Hexabumin.

Sangat direkomendasikan bagi anak-anak Anda yang memiliki masalah dalam berat badannya yang kurang. Walatra Hexabumin merupakan madu alami dan ekstrak albumin (protein). Bahan-bahan alami dalam komposisi Walatra Hexabumin tersebut akan membantu mengembalikan kekurangan nutrisi pentng pada anak, menambah nafsu makan anak, menjaga sistem pencernaan anak tetap sehat, menambah berat badan anak, menjaga sistem metabolisme tubuh anak tetap sehat dan mencerdaskan anak.

Baca disini : Walatra Hexabumin, Madu Dan Albumin Ikan Gabus 

Semoga bermanfaat, salam.

Walatra Hexabumin, Madu Dan Albumin Ikan Gabus

Bunda dan ayah tentu sudah mengenal manfaat madu untuk kesehatan kita. Hal ini berarti Madu juga baik diberikan padaa anak-anak sebab, manfaat dari madu yang telah kita kenal juga memiliki efek yang baik bahkan lebih baik jika dikonsumsi anak-anak. Akan tetapi, dalam pemberian madu untuk anak-anak tidak boleh sembarangan. Terutama jika anak-anak masih berusia 1 – 2 tahun. Di usia ini, sistem pencernaan anak belum terlalu kuat.

Walatra Hexabumin, Madu Dan Albumin Ikan Gabus

Rekomendasi para ahli sendiri, pemberian vitamin dan suplemen untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh harus dilakukan guna mencegah tubuh lebih kuat dalam perubahan cuaca, dan penularan penyakit. Terlebih jika anak-anak Anda termasuk anak yang mudah sakit, berobat ke dokter spesialis anak memang cukup mahal walaupun hanya untuk pengobatan demam, pilek dan batuk. Tak jarang, pemberian antibiotik dosis tinggi pun kadang diberikan.

Untuk mencegah kondisi ini terjadi, sebagai orangtua yang paham tentang khasiat dan manfaat madu untuk kesehatan, ada baiknya memilih madu dengan kualitas terbaik dan murni.

Dengan senang hati, kami perkenalkan produk herbal terbaru dan terbaik dari PT. Walatra Herbal yaitu Walatra Hexabumin, obat herbal asli dari madu dan ekstrak albumin dari ikan gabus.

Walatra Hexabumin, Madu Dan Albumin Ikan Gabus

Komposisi dalam Walatra Hexabumin

1. Madu alami.

Madu alami merupakan salah satu nutrisi penting untuk tubuh. Adapun kandungan alami pada madu diantaranya karbohidrat, gula, serat pangan, protein, air, ribovlafin (Vitamin B2), Niacin (Vitamin B3), kalsium, besi, asampantotenat, vitamin B6, vitamin C, magnesium, fosfor, kalium, sodium, seng, folat dan energi. Madu juga baik dalam membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar anak tidak sakit.

2. Ekstrak albumin dari ikan gabus.

Ikan gabus merupakan komposisi selanjutnya dari walatra hexabumin. Adapun salah satu kandungannya yang terkenal adalah albumin. Ekstrak albumin yang digunakan pada Walatra Hexabumin berasal dari ikan gabus. Albumin sendiri adalah salah satu jenis protein utama yang terdapat di dalam tubuh manusia, dan secara alami di produksi oleh hati.

Menurut para ahli, albumin memiliki fungsi yang baik dalam menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh, juga membantu jaringan sel yang rusak hingga sebagai pengangkut berbagai nutrisi, hormon dan juga bilirubin ke seluruh tubuh. Seperti yang kita ketahui jika tubuh kekurangan bilirubin, hal ini akan berefek pada ikterus, kelelahan serta penurunan berat badan. Selain itu, ikan gabus juga mengandung berbagai senyawa nutrisi yang mampu memperbaiki gizi buruk pada anak, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperbaiki sel-sel tubuh anak yang bermasalah, memperbaiki nafsu makan anak hingga memaksimalkan tumbuh kembang anak.

3. Temulawak.

Temulawak dikenal sebagai bahan alami penghasil zat kurkulium atau zat curcuma. Dan ternyata, salah satu fungsi dari kedua zat tersebut adalah meningkatkan kembali nafsu makan pada anak maupun dewasa. Sehingga tak sedikit orang yang memanfaat bahan alami yang satu ini untuk mengatasi masalah anak susah makan.

Menurut penelitian para ahli sendiri dikatakan jika kandungan alami curcumin pada temulawak dapat merangsang produksi empedu yang dapat membantu meningkatkan dan mengobati berbagai permasalahan pencernaan seperti mengurangi kembung hingga gangguan usus seperti ulcerative colitis. Di luar daripada itu, manfaat temulawak untuk kesehatan lainnya seperti mampu menjaga kebugaran tubuh, menjaga daya tahan, membantu mempercepat proses pemulihan saat sakit, baik untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak, mengatasi menjaga kesehatan jantung, hepatitis hingga mencegah kanker.

Walatra Hexabumin, Madu Dan Albumin Ikan Gabus

Khasiat dan Manfaat dari Walatra Hexabumin secara menyeluruh :
  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Mempercepat proses pemulihan dan penyembuhan saat sakit.
  • Melengkapi nutrisi pertumbuhan dan perkembangan anak.
  • Mengingkatkan nafsu makan.
  • Menambah berat badan anak secara sehat.
  • Menstimulasi pertumbuhan otak dan konsentrasi anak.
  • Nutrisi tambahan untuk anak penyandang autisme.
Testimoni Walatra Hexabumin.

Walatra Hexabumin, Madu Dan Albumin Ikan GabusNama : Muhammad Lutfi Assidiq
Usia : 2 thn
Keluhan : Nafsu makan menurun, 2 hari BAB mencret, Rewel dan kurang aktif
Alamat : Tasikmalaya
Penggunaan Herbal : Madu Anak Hexabumin, dan Walatra Jelly Gamat Original G-Sea

Sudah hampir 2 minggu ini nafsu makan anak sya turun, sudah di buatkan makanan kesukaannya masih tetap makan nya hanya sedikit dan tak seperti biasanya. Saya sebagai orang tua sangat risau melihat anak seperti itu, yang lebih risau lagi anak sy sudah 2 hari berturut-trut BAB mencret, 1 hari ada 5x dan pampers juga boros, anak saya semakin rewel, dan tidurnya juga tidak teratur ..bahkan jadi kurng aktif.

Saya curhat sma kaka nya dan kaka nya mencri obat herbal yg bisa di konsumsi untuk anak di google, ada muncul Walatra Hexabumin. Kemudian kaka nya coba membeli 1 botol madu anak dan 1 botol Jelly Gamat Original karena saya lihat jelly gamat original ini bagus untuk kesehatan pencernaan. Langsung saja sya kasih ke anak sya sesuai dengan aturan konsumsi seperti yang tercantum pada botol kemasannya, yaitu untuk madu anak 2x 1 sendok makan dan selang waktu 2 jam saya kasih obat jelly gamat original dengan takaran untuk anak 1 sendok makan 2x sehari (sesudah makan)

Baru konsumsi 2 btl madu anak hexabumin dan 1 btl gamat jelly original, alhamdulillah tidur anak sya pulas dan pas bngun tidur langsng minta makan, porsi makannya bertambah dri sblumnya..

Alhamdulillah sekali sya sngat bersyukut anak sya tlah sembuh dan aktif kembali bahkan sangat lincah dan makin pintar.. Bab nya juga sudah normal kembali stlah konsumsi madu anak hexabumin dan gamat original ini..

Terimakasih Walatra Hexabumin dan Gamat Original nya, semoga makin sukses. Aamiin

 

Disclaimer : Walatra Hexabumin telah berlegalitaskan aman dan halal. Adapun untuk reaksi obat akan berbeda pada individu yang satu dengan yang lainnya, tergantung kondisi tubuh dan tingkat kparahan penyakit yang di derita.

Proses pembuatan madu herbal yang satu ini sudah diproses dengan bantuan teknologi tinggi para ahli yang disebut
NANO TECHNOLOGY.

  1. Aturan minum : 2×1 sendok makan sehari
  2. Harga : Rp. 75.000,- (belum termasuk ongkir) (beli 2 botol atau lebih dapat gratis ongkir).
  3. Legalitas : HALAL dari Majelis Ulama Indonesia, dan NP. UKOT: 422/110/GR.1/2013.

Dapatkan Walatra Hexabumin sekarang juga melalui website anakkitasehat.com, dengan pemesanan melalui sms/bbm/wa/line format pemesananya :

Ketik NS-WHEX : Nama Lengkap : Jumlah Pesanan : Alamat Lengkap : No. Hp/tlp yang bisa dihubungi.
Kirim ke
SMS/WA/LINE : 0812.8404.7339
bbm : D8282304

Contoh :
NS-WHEX : Angelina Rudiansyah : 2 botol : Jln Kebun Bunga no. 12 Sumedang Jawa Barat.
Lalu kirim ke nomor SMS/whatsapps/bbm yang tersedia di atas.

Pemesanan dengan mencantumkan kode produk yakni #NS-WHEX, akan kami proses secepatnya. Perbedaan kode bertujuan lebih mudah terdeteksi oleh komputer admin kami.

 

  1. Harga Walatra Hexabumin resmi : Rp. 75.000,-.
  2. Kami juga melakukan pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia.
  3. Untuk pemesanan dari mulai 2 botol Walatra Hexabumin, Anda akan mendapatkan GRATIS ONGKIS KIRIM (berlaku ke seluruh Indonesia).

Kesalahan Orangtua Yang Membuat Anak Mengalami Obesitas

Sebagian dari orangtua mungkin tidak sadar jika sikap dan kebiasaan terhadap anak, akan memberikan pengaruh positif dan juga negatif pada kehidupannya. Sama halnya tentang berat badan, Anda mungkin tahu jika orangtua yang mengalami Obesitas, dapat memicu anak tumbuh dengan Obesitas.

Kesalahan Orangtua Yang Membuat Anak Mengalami Obesitas

Selain itu, ada satu faktor lagi yang ternyata dapat memicu anak tumbuh dengan kelebihan berat badan hingga Obesitas, yaitu penilaian orangtua terhadap anak. Hal ini dijelaskan melalui sebuah analisis dari penelitian dalam jurnal kesehatan Psychological Science, orangtua yang menganggap anak mereka kelebihan badan justru akan membuat anak makin gemuk.

Dalam penelitian para ahli, pada anak-anak yang dianggap orangtua mereka gemuk di usia 4-5 tahun, cenderung akan mengalami kenaikan berat badan signifikan dalam hitungan tahun dibandingkan dengan anak-anak yang dinilai punya berat badan normal oleh orangtua mereka. Setelah dipelajari ternyata alasannya adalah anak-anak cenderung melihat tubuh mereka secara negatif karena orangtua mereka juga telah menganggap gemuk (negatif). Maka dari itu ada kemungkinan anak akan mencoba diet namun justru gagal dan malah menaikkan berat badan. Hal ini kemudian dipicu oleh pemikiran negatif dari diri sendiri yang sebenarnya dimulai dari orangtua.

Dari penelitian lain yang dilakukan oleh American Academy of Pediatrics menyarankan agar orangtua tidak perlu membahas tentang berat badan, diet, ataupun pentingnya menghitung kalori makanan dan lain sebagainya saat anak dalam usia remaja. Jika ingin anak sehat, maka itu pun harus dimulai dari orangtua, biasakan anak mengenal makanan sehat sejak kecil.

Kesimpulannya adalah, sebagai orangtua, hendaknya perlu berhati-hati dalam bicara dengan anak. Jangan sampai masalah berat badan justru akan membuatnya tumbuh jadi anak gemuk nantinya. Pastikan untuk membiasakan hidup sehat sejak ia kecil ya agar tumbuh jadi anak sehat.

Posted by Anak Kita Sehat.

Manfaat Madu Untuk Kesehatan Anak Dan Balita

Sudah sedari dulu Madu dikenal sebagai cairan alami yang dihasilkan lebah dengan rasa manis. Madu ini berasal dari nektar bunga yang mekar, dan dihisap oleh lebah dan kemudian difermentasikan pada tubuhnya sehingga menghasilkan madu.

Manfaat Madu Untuk Kesehatan Anak Dan Balita

Dalam waktu berabad-abad lalu, khasiat Madu kemudian dimanfaatkan oleh kaum manusia, dan baik untuk segala usia termasuk anak-anak. Manfaat dari madu untuk anak-anak berguna untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.

Madu memiliki beragam manfaat, di zaman dahulu para atlet Yunani kuno sebelum bertanding wajib terlebih dahulu mengkonsumsi madu agar daya tahan tubuh serta energi mereka lebih optimal. Peran madu juga dimanfaatkan sebagai terapi pengobatan alami bagi masyarakat timur ala Tibet.

Untuk anak-anak sendiri, Madu sangat-sangat direkomendasikan kecuali jika anak masih berusia dibawah 1 tahun tidak disarankan. Hal ini dikarenakan mereka masih memiliki sistem pencernaan yang belum terbentuk sempurna, sehingga jika diberikan Madu, malah dapat memunculkan reaksi alergi yang disebut Botulism.

Beberapa kandungan nutrisi alami yang terdapat pada Madu diantaranya :

Fruktosa; berperan membantu peranan glukosa dalam tubuh yang tersedia dalam jumlah kecil. Namun Fruktosa sebaiknya tidak dikonsumsi lebih terlebih pada anak-anak karena dapat memberatkan kinerja hati.
Glukosa; berfungsi sebagai peranan metabolisme tubuh dan penyediia energi bagi sel-sel tubuh.
Maltosa; senyawa yang diubah menjadi glukosa oleh tubuh sebagai sumber tenaga.
Sukrosa; merupakan zat yang berasal dari gabungan Fruktosa dan Glukosa yang ada pada tebu. Fungsinya sebagai sumber tenaga juga daya tahan tubuh.
Air; zat yang paling banyak dalam tubuh, dan komponen utama dari sel-sel dan sumber energi di jaringan tubuh.
Vitamin C; berfungsi sebagai penguat daya tahan tubuh dan meningkatkan pertumbuhan sel-sel dalam tubuh.
Enzim Diastase; berfungsi untuk mengubah karbohidrat komplek dalam tubuh menjadi karbohidrat sederhana yang lebih muda diserap oleh tubuh.
Enzim Invertase; berfungsi untuk memecah molekul sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa yang mengoptimalkan penyediaan sumber energi bagi tubuh.
Enzim Okdisdase; berfungsi untuk membantu proses oksidasi glukosa menadi peroksida.
Enzim Peroksidase; berfungsi untuk melakukan proses metabolisme dalam tubuh.

Dengan kandungan alami yang dimiliki Madu, maka tidak heran jika Madu juga memiliki beberapa manfaat untuk anak, diantaranya :

1. Meredakan Batuk.

Madu dapat dimanfaatkan untuk mengobati batuk pada anak dengan bekerja secara efektif dan aman tanpa efek samping seperti pada obat kimia. Berikan Madu pada anak menjelang tidur dengan dosis 1 sendok makan secara rutin untuk membantu meredakan batuk yang dideritanya. Kandungan gula alami yang ada di dalam Madu tidak akan membuat batuknya semakin parah seperti yang banyak dipikirkan oleh orang. Justru kandungan gula buah alami itulah yang akan membantu membersihkan sistem pernafasannya dari infeksi atau dahak penyebab batuk.

2. Sumber energi.

Fruktosa pada Madu adalah pemanis alami yang dibutuhkan tubuh anak untuk memberikan energi. Di masa pertumbuhan, anak-anak sedang mengalami masa aktif yang sangat pesat dimana setiap saat ia membutuhkan energi untuk beraktivitas. Anak-anak cenderung lebih banyak bergerak saat berada dalam masa pertumbuhan dan itu berakibat pada energinya yang membutuhkan suplai cadangan lebih besar selain yang didapat dari konsumsi makanan utama sehari-hari. Konsumsi madu dapat mencukupi kebutuhan energi bagi anak disamping makanan utama lain untuk menunjang aktivitas fisik yang aktif dilakukannya sehari-hari.

3. Dapat mempercepat penyembuhan luka.

Dalam usia anak biasanya mereka lebih rentan terluka karena masih aktif dalam bermain. Jika kebetulan anak mengalami luka yang tidak terlalu berat, cobalah untuk memanfaatkan Madu sebagai obat alami yang akan mempercepat proses penyembuhan lukanya. Madu juga berfungsi untuk mencegah infeksi yang ditimbulkan pada luka. Caranya, cukup oleskan Madu secara teratur dan secukupnya pada luka.

4. Mencerdaskan otak.

Pemberian nutrisi pada anak adalah salah satunya dapat diberikan lewat konsumsi Madu dimana manfaat dari Madu sangat baik untuk otak anak. Berikan dosis Madu sekali sehari setiap hari agar anak mendapatkan manfaat yang maksimal. Sebaiknya, pastikan Anda mengetahui dengan pasti jenis Madu yang dikonsumsi oleh anak apakah madu murni atau telah dicampur dengan bahan lain untuk lebih memaksimalkan fungsi yang dapat diberikan ke dalam tubuh anak.

5. Sumber vitamin lengkap.

Madu hampir memiliki seluruh komponen Vitamin yang dibutuhkan oleh anak yaitu Vitamin B1, B2, B3, D, K, E, B5, asam nikotinat dan urin acid. Keseluruhan komponen Vitamin ini sangat dibutuhkan oleh tubuh anak demi tumbuh kembang optimalnya. Kelebihan Madu adalah proses penyerapan Vitamin-vitamin ini ke dalam tubuh hanya memerlukan waktu satu jam setelah Madu dikonsumsi. Berbeda dengan vitamin yang berasal dari makanan lain yang membutuhkan waktu lebih lama untuk diserap oleh tubuh. Hal inilah yang mendasari mengapa tubuh cenderung lebih cepat bugar dan kenyang tidak lama setelah mengkonsumsi madu dibanding saat mengkonsumsi makanan biasa atau cairan suplemen lain.

8. Membantu pertumbuhan serta peke Kembang Anak.

Madu alami memiliki kandungan zat besi (Fe) serta tembaga (Cu) dengan kadar yang cukup banyak dibandingakan ASI atau susu sapi. Kedua zat tersebut amat diperlukan tubuh anak untuk membantu perkembangan sel-sel tubuh dan membantu proses terbentuknya hemoglobin dan sel darah merah dalam tubuh anak. Dengan mengkonsumsi madu, tubuh anak akan berkembang lebih optimal dan perkembangan sel-sel tubuhnya pun lebih sehat dan cepat.

9. Meningkatkan daya ingat.

Madu yang dikonsumsi sejumlah 20 gram per harinya ternyata dapat memicu regenerasi sel-sel dalam otak dan menstimulus produksi hormon-hormon yang berperan dalam kecerdasan dan daya ingat anak. Hal ini menyebabkan Madu secara otomatis berperan besar dalam meningkatkan daya ingat otak anak. Daya ingat yang baik tentu sangat dibutuhkan oleh anak dalam pertumbuhannya untuk mengeksplorasi dan mempelajari berbagai hal di sekitarnya.

10. Meningkatkan sistem imun tubuh.

Kandungan zat besi dan vitamin kompleks dalam Madu berkontribusi kuat dalam perlindungan sistem daya tahan tubuh anak-anak. Usia anak-anak adalah masa dimana seluruh sel dan organ-organ tubuh sedang berkembang, maka dibutuhkan nutrisi pelengkap yang kuat untuk melindungi tubuh anak dari paparan penyakit atau virus yang rentan menyerang. Tubuh anak juga rentan terhadap infeksi akibat belum sempurnanya perkembangan organ tubuhnya, maka Madu dapat digunakan sebagai suplemen nutrisi untuk memperkuat imunitas tubuhnya agar terlindung dari paparan virus dan infeksi yang diakibatkan oleh virus tersebut. Berikan madu dalam dosis tepat untuk anak agar memaksimalkan fungsinya.

Baca juga :

Memanfaatkan Madu Sebagai Obat Batuk Anak Tradisional

Apa yang Anda rasakan saat melihat si buah hati terkena batuk? Cemas dan khawatir sudah tentu, terlebih jika batuk pada anak semakin parah saat malam hari. Itu artinya, anak akan kesulitan tidur.

Berbagai cara pun Anda lakukan untuk mengatasi batuk pada anak. Masalanya adalah, sulit untuk menemukan obat batuk yang aman untuk anak dan tidak dan tidak menyebabkan alergi atau efek samping lainnya.

Memanfaatkan Madu Sebagai Obat Batuk Anak Tradisional

Bahkan, FDA menyatakn jika obat batuk anak yang ada di apotek hanya boleh dikonsumsi oleh anak-anak usia 6 tahun keatas. Lalu bagaimana jika anak-anak usia yang mengalami batuk?

Solusinya bisa beralih dengan menggunakan pilihan alternatif berupa herbal dengan memanfaatkan Madu. Madu sendiri dikenal memiliki beragam manfaat seperti :

  • Antibakteri, Antiradang dan Antijamur.
  • Sumber Antioksidan alami.
  • Baik untuk sistem pencernaan karena memiliki kandungan prebiotik.
  • Meningkatkan sistem imun tubuh.
  • Membuat tidur lebih nyenyak.
  • Menaikkan energi.
  • Dan sumber fitokimia yang penting untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Memanfaatkan Madu Sebagai Obat Batuk Anak Tradisional

Aturan yang benar memberikan madu untuk anak-anak.

Walaupun Madu memang tidak terlihat berbahaya, namun jika diberikan pada anak-anak harus sesuai aturan. Hal ini dikarenakan pada anak-anak dibawah usia 1 tahun, mereka bisa mengalami sakit akibat kandungan mikroorganisme yang masih terdapat pada madu.

Bayi seusia ini juga berisiko tersedak karena kemampuan menelan Madu belum sempurna. Selain itu, dengan memberikan madu pada bayi yang usianya kurang dari 1 tahun bisa membuatnya keracunan. Pada anak yang usianya lebih tua, madu juga dapat memicu reaksi alergi. Hal ini dikarenakan anak yang memang alergi terhadap serbuk sari atau pollen.

Secara umum, Madu aman dikonsumsi anak-anak diusia 1 tahun keatas. Asal dengan langkah aman dan bijak, tidak ada salahnya jika berkonsultasi hal ini dengan dokter, terutama jika anak-anak sedang dalam pengobatan tertentu.

Khasiat Madu untuk mengatasi batuk bekerja dengan cara melapisi membran mukosa yang meradang dan menenangkan bagian belakang tenggorokan. Sedangkan untuk rasa manis dari madu diklaim mampu mengurangi dahak sehingga keinginan batuk juga mereda.

Baru-baru ini para ilmuwan menemukan jika pada beberapa jenis madu ditemukan antioksidan berbeda seperti Vitamin C. Di samping dapat menguatkan sistem imun tubuh, sifat antimikrobanya juga efektif untuk melawan virus dan bakteri penyebab ketidaknyamanan serta iritasi. Madu yang kaya beragam antioksidan terbukti dapat membantu melawan infeksi saluran pernafasan atas.

Mengenai dosis madu yang disarankan dikonsumsi anak-anak berdasarkan usianya :
  • Balita 1-5 tahun: ½ sdt
  • Anak 6-11 tahun: 1 sdt
  • Anak 12 tahun ke atas: 2 sdt

Panduan lainnya adalah dengan memberikan ½ sdt madu per 11kg dari berat badan anak, sebanyak 4-5 kali sehari.

Jika batuknya tergolong parah, hindari memberikan madu selagi anak sedang batuk. Tunggu hingga batuknya mereda, lalu bantu mereka minum madu.

Rekomendasi lain : Obat Tradisional Untuk Redakan Batuk Pada Anak 1-6 Tahun