Macam-macam Penyebab Anak Mengalami Sakit Perut

Kesehatan Anak,- Anak kecil terkadang sering mengeluhkan sakit perut. Ternyata sakit perut pada anak tidak hanya berasal dari satu penyebab saja. Anak-anak bisa mengalami sakit perut dikarenakan beberapa faktor, namun seringkali orangtua tidak sadar tentang bagaimana penyebab sakit perut pada anak dan hanya melakukan penanganan dengan memberikannya obat sakit perut.

Baca juga : Cara Cepat Penanganan Luka Bakar Pada Si Kecil

Padahal jika Anda lebih memperhatikan, kondisi sakit perut yang terjadi bisa sangat berbahaya karena jika salah dalam penanganan akan berakibat fatal! Untuk itu sebaiknya orangtua lebih mengenal mengenai beberapa penyebab sakit perut berikut ini.

Macam-macam Penyebab Anak Mengalami Sakit Perut

Sakit perut pada anak terjadi karena beberapa faktor, diantaranya :

1. Kembung dan kram pada perut.

Penyebab sakit perut kembung dan menyebabkan perutnya kram adalah konsumsi makanan berlebih atau memakan makanan yang mengandung gas. Cara menanganinya kompres dengan air hangat pada perutnya dengan lembut sampai dirasa keadaan membaik.

2. Sakit perut dan fesesnya keras.

Sembelit adalah salah satu penyebab sakit perut yang menyebabkan feses keras, sehingga susah untuk dikeluarkan. Jika terjadi pada anak, anak akan mengalami kelelahan dan tidak mau bermain. Untuk mengatasinya berikan anak jus buah pir atau prune yang diencerkan dengan obat pencahar. Beri anak makanan yang mengandung banyak serat.

3. Mual dan muntah, diare, demam hingga menggigil.

Penyebabnya adalah flu perut, keracunan makanan. Disarankan untuk Anda memberikan banyak cairan / berikan anak sup, untuk mencegah dehidrasi.

4. Sering buang angin, sakit perut setelah makan hasil olahan susu.

Penyebabnya adalah Intoleransi Laktosa. Disarankan untuk meminum susu dan keju yang bebas lakstosa juga beri anak pil lactaid sebelum memakan hasil olahan susu.

5. Sakit perut yang disertai radang tenggorokan dan demma.

Penyebabnya adalah infeksi tenggorokan. Disarankan untuk memberikan antibiotik yang dibutuhkan anak, untuk mengatasi radang tenggorokan.

6. Sakit perut disekitar pusar dan perut bagian kanan.

Penyebab usus buntu. Hal yang harus dilakukan segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

7. Sakit perut karena stress.

Biasanya anak akan mengalami sakit perut akibat stress, penyebabnya bisa karena jadwal sekolah dan les yang padat, atau juga gugup karena tes sekolah dadakan.

Macam-macam Penyebab Anak Mengalami Sakit Perut |

Tanda Dan Gejala Penyakit Serius Pada Anak

Biasanya, anak yang mengalami sakit ringan, ditandai dengan beberapa gejala yang umum seperti sakit perut, dan terdapat ruam yang menyebabkan gatal. Nah, lalu bagaimana cara mengetahui bahwa anak mengalami penyakit serius? Tanda-tanda dan gejala seperti apa yang biasanya terjadi?

Orangtua harus paham benar mengenai hal yang satu ini. Salah satu tanda dan gejala dari penyakit serius yang mungkin sedang terjadi pada anak diantaranya adalah demam tinggi yang suhunya lebih dari 39ºC. Sebagai orangtua, tidak semua mengerti tentang arti dari ‘demam’ yang sebenarnya. Terkadang, mereka hanya perlu memberikan anak obat penurun demam, lalu melakukan penurunan suhu badan anak secara manual dengan kompresan dan lain sebagainya. Padahal, jika demam yang terjadi tidak seperti biasanya, maka perlu diwaspadai bahwa demam tinggi yang terjadi pada anak merupakan awal dari gejala penyakit serius.

Tanda Dan Gejala Penyakit Serius Pada Anak
Namun begitu, tidak hanya dema yang bisa menjadi tanda-tanda penyakit serius yang terjadi pada anak, masih ada beberapa tanda dan gejala lainnya yang harus Anda ketahui. Dan tugas kami saat ini adalah menyampaikannya untuk Anda, untuk itu, simak dibawah ini beberapa tanda dan gejala yang menjadi ciri bahwa anak Anda sedang mengalami penyakit serius. Diantaranya :

1. Anak mengeluh sakit kepala berat.

Anda pasti mengetahui bagaimana rasanya ketika sakit kepala menyerang. Begitu juga yang terjadi pada anak. Biasanya anak yang terindikasi penyakit serius, mengalami sakit di kepala yang luar biasa dan bisa terjadi kapan saja bahkan saat mereka bermain, makan dan menonton acara televisi.

Sakit kepala yang terjadi biasanya disebabkan oleh adanya penegangan pada otot-otot di kepala dan leher. Akan sangat berbahaya jika sakit kepala yang terjadi disertai dengan gejala neurologis atau anak mengalami penglihatan kabur saat berjalan,  juga penurunan kesadaran secara drastis.

2. Ruam yang menyebar pada seluruh bagian tubuh.

Jenis ruam yang perlu diwaspadai karena merupakan gejala dari penyakit serius pada anak adalah ruam yang berwarna merah atau keunguan serta tidak berubah menjadi putih saat ditekan. Contoh ruam yang berbahaya adalah ruam yang disertai dengan demam pada penyakit Demam Berdarah. Ruam lainnya yang berbahaya adalah munculnya ruam tersebut dengan bengkak serta gatal yang terjadi di area bibir.

3. Gangguan pada saluran pencernaan.

Gangguan saluran pencernaan yang merupakan tanda gejala penyakit berbahaya lainnya adalah Gastroenteritis, atau flu usus. Meskipun namanya terdapat kata ‘flu’ tapi Gastroenteritis sama sekali tidak berhubungan dengan influenza. Gejala saluran pencernaan lainnya yang berbahaya adalah muntah dan diare, namun begitu kondisi tersebut tergantung pada bagaimana kondisi anak. Biasanya dokter hanya akan menyarankan untuk pemberian oralit di rumah. Namun jika kondisi terus-menerus memburuk segera bawa anak ke unik gawat darurat.

4. Kaku di leher.

Kaku di leher menjadi tanda dan gejala penyakit serius lainnya. Meningitis adalah salah satunya, Anda mungkin tau sekarang ini telah banyak kasus yang memberitakan pasien meninggal dikarenakan sakit Meningitis. Penyebab lainnya kaku pada leher adalah radang amandel.

Nah, jika kaku pada leher terjadi tanpa sebab, serta dibarengi dengan gejala mual, muntah dan lemas, segera lakukan pemeriksaan, dan jangan menunggu lagi.

Itu dia beberapa gejala yang terjadi pada anak, yang harus Anda waspadai. Semoga dapat bermanfaat, salam!

Tanda Dan Gejala Penyakit Serius Pada Anak |

Hal Berikut Ini Yang Bisa Membuat Anak Stress

Anak Kita Sehat,- Permasalahan stress tidak hanyat terjadi pada orang dewasa saja tapi juga anak-anak. Ya, ada beberapa hal atau kondisi umum yang bisa menyebabkan anak mengalami stress, bisa karena lingkungan, tekanan sosial dan lain sebagainya.

Hal Berikut Ini Yang Bisa Membuat Anak Stress

Untk mengetahui dan mengenali gejala stress yang terjadi pada anak biasanya daoat terlihat dari perubahan pola tidurnya. Selain itu anak yang mengalami gangguan stress karena memikirkan sesuatu atau lainnya juga memiliki perubahan emosi yang drastis, tidak memiliki nafsu makan bahkan saat diberi makanan kesukaannya.

Untuk para orangtua sangat baik jika mengetahui hal-hal apa saja yang bisa membuat anak mengalami kecemasan / stress tersendiri. Dan berikut ini adalah 6 hal yang ternyata bisa membuat anak beresiko memiliki stress, diantaranya :

  • Aktifitas seusai sekolah.

Terkadang tidak semua anak akan bisa memiliki kekuatan fisik dan otak dengan melakukan kegiatan belajar lain (diluar sekolah). Sebagian mungkin memang menyukai les dan kursus setelah sekolah, tapi sebagian lagi hal tersebut malah terasa semakin berat. Padatnya jadwal di sekolah ditambah setelahnya masih harus berkutat dengan pelajaran akan membuatnya kelelahan. Kadang-kadang memang orangtua berpikir lebih baik jika anak terus belajar tanpa bermain. Namun hal inilah yang bisa menyebabkan anak-anak stress. Berikan sedikit waktu dan kesempatan untuk anak merasakan bermain, berkreasi dengan apa yang dia inginkan. Karena belajar tidak hanya bisa didapat dari materi pelajaran sekolah kan? Belajar juga bisa ditemukan dilingkungan, dan anak bisa mengembangkan kreatifitasnya.

  • Kurang tidur.

Usia anak memiliki produktifitas baik dan waktu yang cukup untuk tidur sangat diperlukan. Jika anak kurang tidur maka secara alami hal tersebut akan berpengaruh pada mood, memori mengingat dan berdampak buruk pada kemampuan belajarnya. Jadi sebaiknya, bataasi anak waktu bermain gadget dan pastikan mereka tidur di jam waktunya.

  • Intimidasi.

Belakangan kasus seperti ini sudah jadi perhatian hal layak umum, tentang intimidasi di sekolah atau bullying. Secara umum tindakan seperti ini akan berpengaruh pada anak yang terintimidasi, secara verbal maupuin nonverbal dan beresiko anak akan merasa tertenkan. Hati-hati jika anak yang biasanya ceria kemudian jadi pemurung, tanyakan apa yang terjadi padanya dengan baik, lalu lakukan konsultasi yang baik bersama guru dan teman sekolahnya.

  • Penyakit kronis.

Penyakit juga bisa menjadi salah satu bentuk buruk yang menyebabkan anak menjadi stress. Anak biasanya akan semakin merasa stress ketika terjadi penyakit seperti down syindrome, asma, oesitas, HIV, ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder yang merujuk kedapa gangguan pemusatan perhatian daj hiperaktifitasnya.

Itu dia sedikitnya penyebab anak juga berisiko terkena stress. Sebaiknya kondisi seperti ini cepat diketahui ya, untuk mencegah tindakan atau kondisi menjadi lebih buruk lagi. Tetap pusatkan perhatian pada anak, jangan lengah dan pastikan untuk mengetahui bagaimana perasaan anak setiap harinya. Semoga bermanfaat!

Hal Berikut Ini Yang Bisa Membuat Anak Stress |

Ketahui Penyebab Serta Gejala Diabetes Pada Anak

Perlu diwaspadai, Diabetes juga bisa terjadi pada anak-anak lho bunda. Yap, tepatnya Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2.

Diabetes adalah salah satu penyakit yang ditandai dengan keadaan dimana tubuh mengalami gagal fungsi dalam menghasilkan dan menyerap insulin. Insulin adalah hormon alami yang diproduksi oleh sel-sel beta / pankreas yang berperan dalam mengatur metabolisme karbohidrat serta tingkat glukosa atau kadar gula darah di dalam tubuh.

Diabetes tipe 1 dalam hal ini merupakan kondisi dimana tubuh hanya memproduksi insulin sedikit dan bahkan tidak memproduksinya sama sekali. Sedangkan kita tau bahwa insulin ini sangat dibutuhkan untuk mengubah gula yang masuk kedalam tubuh untuk diubah menjadi energi. Jika insulin tidak dapat diproduksi maka tentu saja hal ini akan berakibat penderitanya mengalami diabetes.

Sedangkan Diabetes tipe 2 disini terjadi karena berdasarkan anak yang mrmiliki pola hidup tidak sehat. Makan dan aktifitas yang tidak seimbang sehingga terjadi kegemukan., namun baru muncul jika ada pemicunya dari lingkungan.

Ketahui Penyebab Serta Gejala Diabetes Pada Anak

Dan berikut ini, adalah gejala yang muncul pada anak karena Diabetes, diantaranya :

  • Mudah merasa haus.

Salah satu gejala umum dari penyakit diabetes pada anak adalah rasa haus yang meningkat. Hal ini disebabkan karena terjadinya peningkatan kadar gula darah. Mereka juga akan lebih suka mengonsumsi minuman dingin yang manis.

  • Sering buang air kecil.

Karena mereka sering minum, maka anak-anak juga akan sering buang air kecil.

  • Selalu merasa kelaparan.

Selain sering haus, anak-anak juga akan mudah lapar. Sebab tidak adanya insulin untuk mentransfer gula di dalam tubuh sehingga proses ini akan menghabiskan energi mereka dan membuat cepat lapar.

  • Penurunan berat badan yang tidak sehat.

Meskipun sering makan, namun anak-anak yang menderita diabetes akan cenderung kehilangan berat badan secara drastis.

  • Selalu lelah.

Seorang pasien diabetes juga akan mudah lelah sebab energi mereka terpakai untuk mentransfer gula ke sel tubuh.

  • Masalah penglihatan.

Karena kadar gula darah cukup tinggi, maka cairan di dalam tubuh pun akan meningkat. Termasuk cairan di dalam mata mereka. Hal inilah yang kemudian dapat menyebabkan masalah penglihatan.

  • Infeksi ragi.

Gejala diabetes juga dapat menyebabkan infeksi ragi organ vital anak-anak terutama pada anak perempuan. Hal inilah yang akan menyebabkan ruam popok.

  • Masalah perilaku.

Gejala diabetes mampu mempengaruhi perilaku anak. Mereka jadi mudah labil dan mudah merasa jengkel. Hal ini terjadi karena peningkatan kadar gula darah yang tinggi.

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah anak terkena Diabetes, diantaranya :

  • Perlu menerapkan pola hidup sehat.
  • Mengatur pola makan yang seimbang serta tidak berlebihan gula.
  • Mengurangi konsumsi makanan junk food dan minuman bersoda, serta
  • Ajarkan anak untuk rutin berolahraga secara teratur.

Yang paling penting adalah para orangtua lah yang seharusnya memberi contoh bagi anak agar menjalani pola hidup lebih sehat serta memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi supaya tidak berlebihan namun tetap dalam kadar yang pas.

Ketahui Penyebab Serta Gejala Diabetes Pada Anak |

Ini Dia Penyebab Lidah “Putih” Pada Anak Kecil

Kondisi lidah putih, kadang terjadi pada anak-anak dan balita. Hal ini sebenarnya umum terjadi namun apakah Anda tahu bahwa putih di lidah anak merupakan gangguan jamur? Jamur yang menjadi penyebab anak mengalami gangguan putih di lidah adalah jamur jenis candida. Jamur candida ini langsung menjadi penghuni rongga mulut begitu bayi dilahirkan, umumnya karena penyebaran dari genetalia ibu atau kontak dengan kulit dan benda lainnya yang terkontiminasi jamur. Secara normal dalam mulut terdapat jamur dan kuman yang bermanfaat bagi manusia dan hidup berdampingan dengan aman, namun apabila terjadi keseimbangan kehidupan mereka akan menyebabkan terjadinya keadaan yang tidak aman seperti berkembang biaknya jamur atau kuman yang dapat menyebabkan penyakit dan tentunya akan merugikan.

Lidah Putih Pada Anak Disebabkan Infeksi Jamur

Karena lidah putih yang terjadi pada anak disebabkan infeksi jamur, Anda sebagai orangtua tidak boleh hanya berdiam diri. Karena akan sangat berbahaya jika hal tersebut dibiarkan. Kondisi lidah putih ini juga dapat menjadi ciri-ciri penyakit berbahaya seperti dalam beberapa kasus yang terjadi bisa juga disebabkan oleh lesi pra-kanker (calon kanker) pada lidah atau rongga mulut. Mengetahui penyebab lidah putih sangat perlu guna mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Adapun berikut ini tips mencegah terjadinya pertumbuhan jamur di lidah, diantaranya :

  • Yang paling utama adalah selalu menjaga kebersihan, baik kebersihan mulut ataupun kebersihan tubuh. Contoh yang umum adalah dengan membiasakan anak sedini mungkin untuk membersihkan mulutnya dari sisa-sisa produk susu sebelum tidur serta membiasakan anak minum air bersih setelah konsumsi susu. Disini peran orangtua sangat penting dalam hal membiasakan anak untuk selalu hidup bersih, dan untuk menghindari terserang dari berbagai penyakit.
  • Pastikan gizi anak cukup dengan pola makan yang seimbang sehingga mempunyai kekebalan tubuh yang baik. Bila anak mendapat nutrisi yang kurang, baik maka daya tahan tubuh menjadi buruk sehingga memudahkan anak terserang penyakit.
  • Pastikan alat makan/minum, serta mainan yang masuk kedalam mulut anak selalu bersih.

Demikianlah sedikit penjelasan mengenai penyebab lidah putih yang terjadi pada anak kecil, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Salam sehat bunda!

Baca juga  : Obat Tradisional Yang Aman Untuk Radang Gusi Pada Anak

Lidah Putih Pada Anak Disebabkan Infeksi Jamur |