Buah-buahan Untuk Meredakan Panas Dalam Anak

Panas dalam mungkin termasuk penyakit yang cukup ringan, hanya saja dampak dari panas dalam juga harus dikhawatirkan. Apalagi jika terjadi pada anak-anak. Panas dalam yang terjadi bisa menyebabkan gangguan tertentu pada sistem pencernaannya.

 

Buah-buahan Untuk Meredakan Panas Dalam Anak

Penyebab dari panas dalam pun beragam, diantaranya :

  • Kurangnya asupan Vitamin C, serat dan kebutuhan cairan.
  • Faktor cuaca yang terlalu panas.
  • Stress.
  • Ketidakstabilan hormon tertentu di dalam tubuh, juga
  • Daya tahan tubuh yang menurun.

Panas dalam bisa dilihat dari gejala yang terjadi seperti terjadi sariawan, bibir pecah-pecah, bau mulut, mengalami sakit tenggorokan, batuk, sering merasa haus, badan meriang, dan sembelit.
Buah-buahan Untuk Meredakan Panas Dalam Anak

Pada anak-anak panas dalam bisa diatasi dengan mengkonsumsi buah-buahan tertentu, dan berikut adalah 14 jenis buah yang bisa meredakan panas dalam pada anak juga pada orang dewasa selain dengan obat. Diantaranya :

1. Pisang

Pisang adalah salah satu jenis buah dengan kandungan mineral kalium, magnesium, fosfor, kalsium dan bersi. Antasid di dalam buah pisang juga dapat membantu mencegah kenaikan asam lambung yang menjadi penyebab dari panas dalam. Vitamin A, Vitamin B6 dan beta karoten di dalamnya juga dapat membantu menjaga sistem metabolisme dari dalam tubuh agar tetap sehat.

2. Jeruk.

Buah jeruk dikenal sebagai buah menjadi sumber Vitamin C. Vitamin C adalah zat yang sangat bermanfaat dalam mengatasi panas dalam. Namun kelebihan lain dari buah jeruk adalah kandungan asam askorbat yang dapat membantu menetralkan asam lambung.

3. Jambu biji.

Sebenarnya kandungan Vitamin C dari Jambu biji lebih banyak dibandingkan dengan kandungan Vitamin C dalam jeruk. Dalam 100gr Jambu biji, dapat menghasilkan kira-kira 180gr Vitamin C.

4. Jambu monyet.

Jenis jambu lain yang ternyata bermanfaat dapat mengatasi panas dalam adalah Jambu monyet. Kandungan Vitamin C didalam Jambu monyet 5 kali lebih banyak dari buah Jeruk. Setuao 100mg sajian dari Jambu monyet, menghasilkan 265mg Vitamin C.

5. Apel.

Apel juga termasuk buah yang memiliki kandungan Vitamin C, kaya serta dan sangat baik dikonsumsi oleh penderita panas dalam. Sembelit dan diare akibatpanas dalam tadi juga dapat diatasi dengan buah Apel.

6. Delima.

Buah Delima kaya akan kandungan Potasium, Vitamin A, C dan E, juga asam folik. 100gr sajian dari buah Delima menghasilkan 30mg Vitamin C.

7. Sirsak.

Sirsak adalah buah yang memiliki kandungan cukup berlimpah, seperti karbohidrat, kalium, fosfor, dan yang paling dominan adalah Vitamin C.

8. Blewah.

Blewah berasal dari tanaman merambat yang termasuk golongan tanaman Genus Cucumis. Buahnya ternyata kaya kandungan nutrisi seperti Mineral, Kalium, Serat, Vitamin A dan C. Keunggulan lainnya yaitu bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan daya tahan tubuh, menjaga fungsi ginjal, limfa, dapat menurunkan tekanan darah tinggi, serta buah untuk obat panas dalam dan sariawan.

9. Tomat.

Tomat merupakan buah dengan kandungan Kalium, Folat, Thiamin, Niacin, Magnesium, Fosfor, Sodium rendah, lemak jenuh, Kalori, Vitamin A, C dan K.

10. Mangga.

Mangga juga termasuk buah yang baik dikonsumsi ketika panas dalam karena didalamnya terdapat Vitamin C alami. Manfaatnya? Magnesium

11. Kiwi.

Jenis buah yang termasuk Genus Actinidia, berasal dari China. Kandungan pada buah Kiwi diantaranya zat antioksidan yang dapat mengurangi efek peradangan pada tubuh. Kandungan lainnya yang melenngkapi manfaat dari buah Kiwi, diantaranya Protein, Vitamin B1, B2, B3, B6, B9, C, E, K, Karbohidrat, Kalium, Zat Besi, Magnesium, Fosfor, Kalium, Natrium dan Seng.

12. Strawberry.

Salah satu jenis buah yang cukup digermari anak-anak ini menjadi salah satu buah yang bermanfaat untuk mengatasi panas dalam. Di dalamnya juga sarat kandungan nutrisi penting seperti Mineral, Vitamin A, B, B2, B3, B5, B6, C, beta karoten, asam folat, Kalsium, Magnesium, Potasium, Sodium, Seng, dan Besi yang berfungsi sebagai antioksidan yang mudah diserap tubuh.

13. Anggur.

Tanaman anggur termasuk jenis dari Genus Vitis. Kandungan polifenol di dalam buah ini sangat baik untuk proses metabolisme tubuh, juga baik dalam mengatasi gejala panas dalam akibat sariawan. Anggur memiliki kandungan Vitamin C dalam 100gr saja, mengandung sekitar 10.8mg Vitamin C.

14. Alpukat.

Alpukat juga bemranfaat baik dalam mengatasi panas dalam di dalam tubuh karena kandungan Zat Besi, Vitamin E dan kaya kandungan serat didalamnya.

Dengan mengkonsumsi buah-buahan tersebut selain lebih enak dalam mengatasi panas dalam, juga pasti tidak akan ditolak oleh anak karena biasanya anak akan cukup susah hanya untuk mengkonsumsi obat-obatan.

Semoga bermanfaat.

Buah-buahan Untuk Meredakan Panas Dalam Anak |

Cara Alami Untuk Mengatasi Bekas Luka Keloid Pada Anak

Sejatinya, keloid merupakan bekas luka yang dapat terjadi pada siapapun termasuk anak-anak. Anak-anak yang masih sangat mudah untuk mendapatkan luka karena terjatuh, dll bisa saja luka tersebut menimbulkan bekas atau nantinya berubah menjadi keloid Sayangnya keloid itu sendiri adalah jenis bekas luka yang tidak akan hilang bahkan sampai seumur hidup kecuali jika Anda ingin menghilangkannya. Ada beberapa cara yang tepat, untuk dapat menghilangkan keloid pada anak kecil. Dan berikut adalah beberapa tips yang kami berikan untuk Anda. Diantaranya :

Cara Alami Untuk Mengatasi Bekas Luka Keloid Pada Anak

1. Biarkan anak mengkonsumsi susu lebih banyak.

Susu adalah sumber nutrisi yang sangat diperlukan oleh anak-anak terlebih saat masa pertumbuhannya. Didalam susu, memiliki kandungan mineral silika yang ternyata sangat efektif untuk membantu menghilangkan kelodi pada anak-anak. Manfaat kandungan mineral silika yang mampu menghambat produksi Kolagen berlebih pad bekas luka. Oleh karena itu, dengan anak mengkonsumsi susu setiap hari secara rutin, dapat menghindari pertumbuhan keloid.

2. Mengurangi asupan gula.

Anak-anak dan gula-gula adalah dua hal yang sangat berkaitan. Anak-anak sangat menyukai gula-gula seperti permen, cokelat dan masih banyak lagi. Padahal jika terlalu banyak mengkonsumsinya bisa-bisa kelak anak berpotensi mengidap penyakit diabetes. Asupan gula berlebih juga ternyata dapat memicu terjadinya kelid, oleh karena itu, batasi konsumsi gula pada anak.

3. Madu.

Yang ketiga adalah madu. Madu juga termasuk nutrisi yang baik untuk anak-anak. Madu memiliki senyawa silika tinggi, mineral aktif untuk membantu mengatasi keloid pada anak. Dengan pemberian madu setiap hari, sama dengan susu tadi anak juga akan terhindar dari pembentukan keloid pada luka. Oh ya, jika terlanjur keloid sudah tumbuh, madu bisa dioleskan pada keloid secara rutin.

4. Teripang murni.

Selain madu, bahan alami lainnya yang bisa dijadikan untuk obat alami dalam mengatasi keloid pada anak adalah ekstrak teripang murni. Di dalam teripang emas murni misalnya, terdapat lebih dari 50 jenis kandungan aktif yang terdiri dari Vitamin, Mineral, Asam Amino, Omega 3, 6. dan 9 juga senyawa alami yang dapat membantu mengatasi keloid / bekas luka pada anak.Namun untuk mendapatkan teripang emas secara langsung dan mengolahnya sendiri tentu akan membuat kerepotan. Namun Anda jangan khawatir, karena untuk mendapatkan teripang emas murni, kini bisa didapatkan dalam satu kemasan 300ml QnC Jelly Gamat yang 100% berbahan dasar teripang, diformulasikan untuk membantu pengobatan berbagai jenis penyakit secara alami, termasuk keloid.

Baca disini untuk mengetahui cara pemesanan produk : [ Cara Pemesanan Sekarang ]

Baca juga : Ragam Penyakit Kulit Yang Bisa Diderita Anak Kecil

Itu dia, Cara Alami Untuk Mengatasi Bekas Luka Keloid Pada Anak. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Salam!

Cara Cepat Penanganan Luka Bakar Pada Si Kecil

Anak-anak yang mengalami luka pada saat bermain memang hal wajar, namun perlu diperhatikan tentang bagaimana jenis luka yang anak dapatkan. Bisa saja anak mengalami luka bakar yang serius, karena orangtua yang kurang tanggap luka yang dialami anak bisa menyebabkan infeksi hingga sulit untuk disembuhkan.

Cara Cepat Penanganan Luka Bakar Pada Si Kecil

Baca juga : Manfaat Baik Untuk Anak Yang Ikut Berpuasa

Maka dari itu, sebaik-baiknya sebagai orangtua kita harus selalu mengetahui apa yang akan dilakukan anak, seperti ketika dia bermain kemudian mendapat luka. Anda harus tanggap untuk cepat menangani luka tersebut. Untuk itu, disini saya akan berbagi tentang 4 cara cepat yang bisa Anda lakukan untuk menangani luka bakar yang terjadi pada anak. Diantaranya, adalah :

 

  • Pertama, jika anak Anda mengalami luka bakar ringan.

Langkah yang tepat dilakukan oleh orangtua adalah dengan menggunakan air. Siramkan air mengalir untuk menurunkan suhu bagian tubuh yang terbakar. Jika tidak ada air di lingkungan sekitar, gunakan apapun yang bersifat cair seperti susu misalnya. Sebaliknya, terkadang orang-orang malah langsung mengatasi luka tersebut dengan mengoleskan pasta gigi, mentega dll. Padahal hal tersebut kurang efektif untuk mengatasi luka bakar.

  • Kedua, cara mengatasi luka bakar serius pada anak.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain:

1. Sama dengan perawatan luka bakar ringan, siram bagian kulit yang terbakar dengan air selama 10-20 menit. Air yang digunakan harus air yang MENGALIR, bukan dengan merendam bagian tubuh yang terluka pada air. Hindari menggunakan air es karena berpotensi menimbulkan hipotermia.

2. Jika luka terjadi pada area tubuh yang tertutup pakaian, buka pakaian tersebut untuk membantu Anda memudahkan menangani luka. Tutupi area luka bakar dengan kain bersih yang tidak berserabut untuk menghindari infeksi sebelum dibawa ke dokter.

 

  • Ketiga, jika luka bakar terjadi pada daerah mulut dan tenggorokan.

Jenis luka bakar yang terjadi pada mulut dan tenggorokan dapat terjadi jika anak secara tidak sengaja menelan cairan kimia keras, misalnya cairan pembersih lantai, atau air keras. Jika si kecil mengalami kejadian tersebut, segera bawa mereka ke rumah sakit. Luka bakar jenis ini sangatlah serius karena dapat menyebabkan pembengkakan dan peradangan di daerah tenggorokan dan sekitarnya. Resiko yang menyertai luka jenis ini adalah kesulitan bernafas dan tercekik.

Itu dia beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk anak yang menderita luka bakar. Cepat tanggap dalam menangani hal tersebut, dan upayakan selalu keselamatan pada anak-anak. Salam!

 

Cara Cepat Penanganan Luka Bakar Pada Si Kecil |

Manfaat Baik Untuk Anak Yang Ikut Berpuasa

Sebagai orangtua, kita seharusnya sudah bisa mengajarkan berpuasa pada buah hati kita, tidak perlu sampai harus satu hari penuh, ajarkan dahulu hingga sepertiga hari atau tengah hari. Dengan begitu, anak akan lebih mudah untuk mengikuti bagaimana berpuasa kelak di masa depan.

Manfaat Baik Untuk Anak Yang Ikut Berpuasa

Kita sudah tau kan bahwa berpuasa sangat baik untuk tubuh dan banyak manfaatnya untuk kesehatan. Untuk anak-anak yang sudah diajarkan berpuasa dan bisa sampai satu hari penuh, puasa akan membuat anak jauh lebih sehat dan tidak gampang sakit seperti hari-hari biasa karena jajan sembarangan, dan makanan yang dikonsumsi juga sangat diperhatikan orangtua. Namun tetap perhatikan oleh orangtua bagaimana tingkat ketahanan tubuh anak agar saat berbuka makanan yang disiapkan benar-benar makanan yang cocok untuk kondisi anak serta kebutuhan gizi dan nutrisinya tetap terpenuhi.

Baca juga : Obat Herbal Untuk Mengatasi Anak Yang Sering Muntah

Selain itu, berpuasa juga bermanfaat untuk menyeimbangkan fungsi tubuh terutama sistem pencernaan. Puasa yang dilakukan dapat mengistirahatkan sekaligus membersihkan seluruh alat pencernaan. Dan berikut ini, merupakan manfaat yang baik jika anak ikut berpuasa, diantaranya :

  • Mengontrol pola makan (waktu makan anak).

Pada saat anak-anak memulai belajar berpuasa, sebenarnya anak tetap makan sebanyak 3 kali makan utama, hanya saja yang mengalami perubahan adalah dalam hal waktu serta jadwalnya saja. Konsumsi makanannya pun tidak berarti dilebihkan ataupun dikurangi. Porsi makan anak tetap seperti biasa dengan tetap memperhatikan komposisi gizi dan nutrisi yang seimbang. Namun dengan mengajarkan serta melatih anak berpuasa maka sang anak bisa untuk mengontrol makanannya.

  • Organ pencernaan anak bisa beristirahat.

Manfaat berpuasa lainnya pada anak adalah manfaat untuk kesehatannya. Pada saat anak berpuasa, maka usus yang sehari-harinya biasanya selalu bekerja secara terus-menerus, dengan berpuasa maka usus dan organ pencernaan lainnya tersebut diberi kesempatan untuk beristirahat. Demikian pula dengan kinerja hormon-hormon tubuhnya.

  • Sebagai salah satu cara detosifikasi alamiah.

Di saat anak belajar berpuasa, maka hormon dan organ tubuh tidak bekerja keras seperti biasanya. Pada saat inilah, tubuh akan melakukan pengeluaran zat-zat yang tak berguna lewat keringat, air seni atau pun BAB (buang air besar). Dan untuk dapat menunjang kelancaran dalam hal pembuangan zat-zat sisa tersebut, hendaknya anak mendapatkan kecukupan cairan pada saat bersahur atau pun pada saat berbuka puasa.

  • Membatasi makanan camilan.

Pada masa anak-anak kebiasaan mencamil makanan sembari menonton TV ataupun di masa sekarang yang sedang trend adalah main games serta juga games online maka hal tersebut dapat menyebabkan anak mempunyai kebiasaan sedikit-sedikit makan. Pada saat kita melatih berpuasa, kebiasaan memakan camilan ini untuk sementara waktu akan bisa dihilangkan.

  • Melatih anak beribadah.

Misalnya salat berjamaah, mengaji bersama, hafalan doa dan sebagainya.

Manfaat Baik Untuk Anak Yang Ikut Berpuasa |

Cara Yang Tepat Untuk Mengatasi Anak Demam

Anak demam adalah salah satu kondisi, dimana anak akan mengalami kenaikan suhu badan yang tinggi / diatas normal. Selain itu demam ternyata juag berupakan indikasi adanya penyakit.

Cara Yang Tepat Untuk Mengatasi Anak Demam

Seringkali orangtua salah mengartikan demam adalah penyakit, dan buru-buru memberikan anak obat demam sembarangan. Padahal, ada beberapa cara yang masih bisa dilakukan (tanpa obat) untuk mengatasi anak demam. Dan berikut ini, beberapa cara yang bisa dilakukan ketika anak demam, berdasarkan theasianparent.

1. Mandikan anak dengan air hangat.

Ketika anak demam, pastikan anak mandu dengan air hangat. Air hangat telah terbukti sangat membantu dalam mengatasi demam anak.

2. Lakukan pemijatan dengan bahan-bahan herbal.

Anak yang mengalami demam, salah satu cara mengatasinya adalah dengan melakukan pemijatan namun menggunakan bahan-bahan alami. Seperti menggunakan minyak kayu putih atau minyak kelapa dengan tambahan 2 sampai 3 bawang merah yang sudah diparut, tambahkan seiris jeruk nipis atau asam jawa. Pijatkan ramuan tersebut di punggung, dada dan perut anak.

3. Kipas angin.

Lho, kenapa harus kipas angin? Demam anak bisa turun suhunya jika mengalakan kipas angin tapi tidak diarahkan langsung ke anak. Berdasarkan situs babycenter.com, ketika kipas angin ini dinyalakan, anak yang mengalami demam secara perlahan suhu tubuhnya juga ikut turun. Nah, sebaiknya jangan biarkan anak memakai pakaian tipis ketika terapi demam dengan kipas angin ini ya.

4. Kompres dahi.

Dari jaman dulu, biasanya anak demam sudah pasti akan dikompres. Pastikan kompres anak dengan handuk yang telah dibasahi air hangat sebelumnya.

5. Naikan sistem kekebalan tubuhnya.

Sangat mudah membuat anak yang memiliki kekebalan tubuh rendah, untuk menaikan sistem imun / kekebalan tubuhnya. Anda bisa memberikan dia makanan bergizi seperti kuah kaldu asli (rebusan dari ayam / daging buatan sendiri).

6. Pastikan anak mendapat tidur dan istirahat yang cukup.

Salah satu membuat demam anak turun dan membaik berikan anak istirahat yang cukup. Jika si kecil terus bergerak aktif, demam dan suhu tubuh malah akan semakin meningkat. Untuk itu, biarkan dia tenang dan tidur, maka demam akan turun.

REKOMENDASI : Obat Tradisional Untuk Menurunkan Panas Demam Pada Anak

Cara Yang Tepat Untuk Mengatasi Anak Demam |