Tips Agar Anak Mau Memakan Sayuran Dan Buah

Problematika sebagian orangtua yang memiliki anak kecil, biasanya balita adalah anak yang tidak mau memakan makanan sehat terutama sayur dan buah. Mereka cenderung lebih suka makan-makanan cepat saji, daging-dagingan dan makanan serba instant yang kita ketahui tidak baik jika dikonsumsi secara terus-menerus.

Tips Agar Anak Mau Memakan Sayuran Dan Buah

Nah, untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar anak mau memakan sayuran dan buah mereka. Apa saja? Yuk simak berikut ini selengkapnya:

  • Hidangkan sayuran dan buah-buahan dalam bentuk yang menarik.

Anak-anak suka dengan penampilan yang menurut mereka lucu, menarik, dan berwarna. Anda bisa membuat kreasi makanan dari sayuran atau buah untuk anak-anak dan bentuk sesuai dengan karakter atau apapun yang anak Anda sukai.

  • Sajikan sayuran yang renyah

Ada sebagian dari anak-anak yang suka makanan dengan tekstur kasar / renyah. Mungkin karena ketika mereka makan-makanan tersebut hal itu lah yang menjadi menyenangkan. Memasak sayuran tidak perlu terlalu lama, cukup rebus, kukus, panaskan di oven, atau sajikan dalam keadaan mentah. Melalui ini, anak juga tidak terlalu kehilangan vitamin. Ini juga merupakan salah satu tips sehat rekomendasi para dokter.

  • Ajak anak berbelanja

Dengan mengajak buah hati ikut berbelanja, Anda bisa mengenalkan beberapa sayuran dan buah yang sehat untuknya. Selain itu, anak juga bisa memilih sayuran atau buah-buahan mana yang mereka sukai. Dan jika sudah dirumah, kemudian Anda buatkan makanan dari sayuran atau buah-buahan yang anak Anda inginkan, mereka pasti akan senang menyantapnya dan anak tidak akan kekurangan gizi nanti.

Demikianlah beberapa tips untuk Anda para orangtua yang kesulitan memberikan sayuran dan buah-buahan untuk anak Anda. Semoga dapat bermanfaat ya, dan salam untuk si kecil.

Tips Agar Anak Mau Memakan Sayuran Dan Buah |

Gigi Si Buah Hati Cepat Tumbuh, Coba Metode Ini !

Gigi Si Buah Hati Cepat Tumbuh, Coba Metode Ini,- Pastinya Anda yang memiliki buah hati sangat senang melihat tumbuh dan berkembangnya anak Anda bukan. Seiring berjalannya waktu, buah hati Anda akan terus menunjukkan pertumbuhan yang baik apabila asupan gizinya terpenuhi sejak dini. Namun, banyak juga masalah yang mungkin terjadi seiring pertumbuhannya tersebut.

Biasanya jika bayi Anda mengalami masalah maka akan memberikan efek terhadap kesehatannya, mereka juga akan terus menangis dan tidak enak badan hingga menyebabkan sulit tidur dan membuat orangtua cemas. Masalah lainnya yang sering terjadi adalah gigi yang susah tumbuh. Cara merangsang pertumbuhan gigi pada balita agar tumbuh sesuai dengan usia perkembangannya harus diperhatikan dengan baik agar bayi tumbuh dengan maksimal dan normal.

Pada umumnya, gigi balita akan tumbuh saat memasuki usia 4-6 bulan. Petumbuhan ini sangat dipengaruhi dari asupan gizi yang beraasal dari makanan ataupun gizi yang berasak dari ibu yang akan mempengaruhi produksi asi. Metode yang biasanya dilakukan adalah dengan memberikannya mainan yang dapat menjadi media perangsang. Mainan tersebut biasanya akan digigit oleh bayi. Tidak hanya itu, mainan tersebut juga akan melatih keterampilan motorik pada bayi karena bentuknya yang melengkung. Pilihlah mainan yang terbuat dari karet ataupun lateks dengan warna yang mencolok tetapi aman untuk bayi. Mainan bayi ini sering disebut dengan teether yang biasanya sudah BPA free.
teether bayiSelain dengan mainan tersebut, cara lainnya yang dipastikan benar-benar aman adalah dengan memperhatikan pemberian makanan untuk bayi. Biasanya dapat menggunakan wortel yang dikupas dan dipotong agak besar kemudian diberikan untuk bayi agar dapat digigit-gigit olehnya. Wortel ini sangat aman dan murah, teksturnya yang tidak terlalu keras dan tak mudah putus dapat dijadikan sebagai cara alternatif untuk membantu pertumbuhan gigi si buah hati lebih cepat.

wortel kukus
wortel kukus

Manfaat dari pemberian media perangsang tersebut adalah gigi yang runcing dari dalam akan terdesak keluar pada gusi sehingga muncullah gigi susu pada balita. Terdapat zat tambahan yang bisa diberikan juga seperti zat fluor  yang berfungsi untuk memperkuat gigi, serta mencegah kerusakan pada gigi.

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs kami dan membaca artikel kami Gigi Si Buah Hati Cepat Tumbuh, Coba Metode Ini ! Semoga dapat bermanfaat ya bun, selamat mencoba!

Tips Mengatasi Bayi Yang Cegukan

Tips Mengatasi Bayi Yang Cegukan,- Bayi yang cegukan memang sangat membuat Anda sebagai orangtua tentunya merasa khawatir. Penyebab bayi cegukan sebenarnya karena bayi tersebut menangis dan marah. Biasanya, orang dewasa menghentukan cegukan cupu mudah, yaitu dengan cara menahan nafas beberapa saat saja. Tapi bagaimana jika bayi yang cegukan? Tidak mungkin melakukan hal yang sama bukan?

cegukan pada bayi
Namun, ada beberapa metode yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan cegukannya. Dan berikut ini adalah Tips Mengatasi Bayi Yang Cegukan:

  • Jika cegukan terjadi pada saat menyusu, coba ubah posisi menyusui dan terus susui sampai cegukan hilang.
  • Perhatikan, apakah saat menyusu ia dalam keadaan tenang atau justru terlihat begitu semangat yang membuat udara masuk ke diafragma.
  • Cek juga posisi menyusui Anda. Posisi menyusui yang benar adalah puting dan areola masuk ke mulut bayi, bayi berada dalam garis lurus dengan lengan bayi, serta perut bayi  berhadapan dengan perut ibu.
  • Bila cegukan terus terjadi, hentikan dulu kegiatan menyusunya. Sandarkan bayi tegak menghadap Anda dengan kepala di bahu Anda, lalu tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut, seperti ketika Anda menyendawakannya. Tindakan ini  bisa mendorong udara ke atas dan menghentikan cegukan. Setelah cegukan berhenti, susui dia kembali.
  • Bila bayi minum dari botol, perhatikan apakah botolnya memiliki regulator dan lubang pada dot bayi. Pilihlah botol dengan lubang dot yang lebih kecil agar bayi bisa mengatur ritme menyedot susu sehingga tidak cegukan.
  • Bila bayi sudah mendapat makanan pendamping ASI, berikan makanan dalam jumlah sedikit demi sedikit dan perlahan-lahan.

Demikianlah Tips Mengatasi Bayi Yang Cegukan pada situs Anak Kita Sehat kali ini, semoga dapat bermanfaat ya untuk Anda. Terima kasih atas kunjungannya pada situs kami ini, semoga Anda dan keluarga sehat selalu, salam!

Tips Jitu Untuk Menghindari Obesitas Pada Anak

Anak Kita Sehat kali ini akan berbagi tips untuk para orangtua mengenai Tips Jitu Untuk Menghindari Obesitas Pada Anak. Seperti apa? Simak selengkapnya.

Hal yang harus diperhatikan para orangtua sekarang ini adalah kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan anak. Jika lengah saja atau membiarkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang dilakukan anak tidak terkontrol, maka akan berakibat buruk pada anak. Salah satu dari sekian banyaknya dampak buruk tersebut adalah obesitas.

anak obesitas

Penyebab anak mengalami obesitas terjadi karena beberapa faktor berikut ini.

  1. Faktor genetik
    Faktor ini maksudnya adalah faktor keturunan yang datang dari orangtua yang sulit dihindari. Jika ayah atay ibu memiliki kelebihan berat badan juga, anaknya juga akan menderita obesitas.
  2. Makanan cepat saji dan makanan ringan dalam kemasan
    Makanan cepat saji memang selalu menjadi pilihan anak-anak. Karena rasa yang enak dan lebih banyak disukai anak-anak. Padahal makanan seperti ini umumnya mengandung lemak dan gula yang tinggi yang dapat menyebabkan obesitas. Orangtua yang sibuk sering menggunakan makanan cepat saji yang praktis dihidangkan untuk diberikan pada anak mereka, walaupun kandungan gizinya buruk untuk anak. Makanan cepat saji meski rasanya nikmat namun tidak memiliki kandungan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Itu sebabnya makanan cepat saji sering disebut dengan istilah junk food atau makanan sampah. Selain itu, kesukaan anak-anak pada makanan ringan dalam kemasan atau makanan manis menjadi hal yang patut diperhatikan.
  3. Minuman ringan
    Sama halnya dengan makanan cepat saji, minuman ringan atau soft drink ini terbukti memiliki kandungan gula yang tinggi yang dapat menyebabkan berat badan cepat naik dan bertambah. Rasa yang nikmat dan menyegarkan adalah salah satu alasan banyak anak-anak yang menyukainya. Orangtua harus memperhatikan ini.

Untuk menghindari hal-hal tersebut, Anda sebagai orangtua kami akan sarankan beberapa Tips Jitu Untuk Menghindari Obesitas Pada Anak, yang bisa Anda terapkan pada anak Anda. Berikut beberapa tipsnya:

  1. Perhatikanlah pola makan anak
    Obesitas banyak menjangkiti sebagian besar anak yang cenderung tidak terkontrol dengan baik pola makannya. Terutama jenis makanan yang banyak mengandung bahan pengawet, minuman yang bersoda, makanan cepat saji dan makanan sereal.  Jenis makanan tersebut biasanya menjadi menu favorit anak-anak. Maka dari itu, orang tua harus rutin mengawasi anak mengenai jenis makanan atau jajanan ringan yang di konsumsi. Kalau bisa, latihlah anak untuk menyukai buah-buahan dan sayur mayur sejak dini, hal ini akan sangat membantu dalam menyeimbangkan berat badan serta  baik untuk menunjang kesehatan dan  pertumbuhan.
  2. Latihlah anak untuk membiasakan sejak dini gaya hidup yang seimbang
    Mayoritas anak-anak, mereka sangat menyukai jenis kegiatan seperti bermain game, nonton video dan nonton tv. Padahal, kebiasaan tersebut merupakan faktor yang signifikan dalam meningkatkan kelebihan berat badan. Jadi, sebisa mungkin bagi orang tua untuk mengarahkan pada anak supaya tidak terlalu banyak menghabiskan waktu menekuni rutinitas  tersebut.
  3. Latihlah anak agar mencintai olahraga
    Kebiasaan oleh raga yang teratur sejak dini bukan hanya baik untuk kesehatan anak, namun juga sangat penting dalam mengontrol keseimbangan hormon yang dapat menyeimbangkan antara pertumbuhan dan berat badan, sehingga terhindar dari obesitas.
  4. Kenali jenis menu diet yang sehat untuk anak
    Orang tua harus mengetahui bahwa menu died sehat untuk anak-anak berbeda dengan menu died  untuk orang tua. Jika perlu, bertanyalah pada ahli kesehatan mengenai menu yang cocok dan tepat untuk anak sesuai dengan tingkat usia.
  5. Biasakan mengajak anak untuk berkumpul bersama keluarga
    Ajarkanlah pada anak untuk terbiasa berkumpul dengan keluarga, terutama saat makan malam. Dalam kondisi ini, biasanya seorang anak cenderung lebih tenang dan terbuka pada orang tuanya. Jadi, di sini orang tua memiliki kesempatan yang luas untuk memberikan arahan pada anak dengan cara yang santai dan menyenangkan.

Demikianlah beberapa Tips Jitu Untuk Menghindari Obesitas Pada Anak yang bisa Anda coba, semoga dapat bermanfaat ya. Salam sehat untuk Anda dan keluarga!

Tips Sehat Untuk Mengatasi Bayi Pilek

Pada situs anakkitasehat.com kali ini saya akan berbagi informasi mengenai Tips Sehat Untuk Mengatasi Bayi Pilek seperti dilansir dari situs tribunnews, seperti apa kira-kira cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi bayi yang pilek tanpa obat?

mengatasi bayi pilekWalaupun pilek adalah penyakit yang tergolong ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya, Anda sebagai orangrua wajib dalam membantu proses setidaknya mempercepat penyembuhannya agar pilek pada si buah hati cepat mereda.

Sebenarnya ada cara sangat mudah untuk mengatasi pilek yang terjadi pada bayi, menurut Dr. Amar Widhiani A, SpA(K), dari RS Premier Bintaro, jika bayi sedang terkena  pilek, berikan terus ASI. Ya, Kandungan ASI memiliki antibodi (imonoglobulin) yang secara alamiah memiliki kandungan zat penyembuh. Jadi ketika bayi Anda terkena pilek kemudian Anda berikan asi, bayi akan cepat sembuh tanpa harus memberikan obat-obatan.

Pada bayi di atas 6 bulan, karena asupan imonoglobulin dari ASI sudah semakin berkurang, malah ada yang sudah tidak diberi ASI lagi, tentu bayi memerlukan andalan lainnya untuk melawan pilek. Berikan banyak cairan pada bayi yang mengalami pilek, seperti minum air putih, sayuran berkuah yang banyak. Hal ini dilakukan supaya bayi tidak mengalami dehidrasi. Jika cairan dalam tubuh bayi baik dan terpenuhi, maka mukosa dalam mulut bayi akan lembap, daya tahan tubuh  bayi pun akan membaik.

Jika hidung bayi mampet sekali, boleh kita berikan tindakan dengan memberinya tetes hidung Nacl di hidung yang mampet. Tapi sebelumnya lakukan dulu upaya menghangatkan tubuh bayi. Bisa dengan pelukan, atau menggunakan cream penghangat yang dibalurkan di punggung, dan dada. Sebaiknya kurangi penggunaan air conditioner (AC-Pendingin suhu ruang) saat bayi di kamar atau ruangan. Mengapa? karena tentu saja dengan benda ini menyala, saluran napas bayi bisa kering. Jika demikian sudah tentu daya tahan tubuh bayi akan menurun.

Penggunaan inhalasi sebenarnya boleh-boleh saja dilakukan untuk mengatasi pilek pada bayi. Tapi pada bayi di bawah 6 bulan diharapkan berhati-hati, serta harus dalam pengawasan dokter, apalagi jika inhalasi mengandung obat-obatan steroid.

Selain cara demikian, bayi juga dapat dijemur dibawah sinar matahari biasanya pada waktu / jam menunjukan pukul 07.00 atau 08.00 dalam kurun waktu tidak lebih dari 15 menit. Karena hangatnya sinar matahari akan membuat sekresi mencair dan membuat bayi lebih nyaman.

Demikianlah beberapa tips yang dapat dilakukan Anda sebagai orangtua untuk mengatasi pilek yang terjadi pada si buah hati, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Salam sehat selalu untuk si kecil.

Tips Sehat Untuk Mengatasi Bayi Pilek