Manfaat Minyak Ikan Untuk Memperlancar Bicara Anak

Minyak ikan sudah dikenal sebagai salah satu nutrisi yang baik, dan dibutuhkan untuk perkembangan anak. Sebagian dari kandungan di dalamnya cukup banyak, diantaranya Vitamin A, Vitamin D, Makronutrien, dan Omega 3. Terutama pada mata dan otak. Kedua organ penting ini jika kekurangan asupan Omega 3, bisa menganggu dari kinerja fungsinya.

Manfaat Minyak Ikan Untuk Memperlancar Bicara Anak

Mengenal manfaat Omega 3 untuk anak.

Minyak ikan yang rajin dikonsumsi dengan teratur dapat meningkatkan kinerja otak anak saat di sekolah. Peningkatan kinerja ini meliputi kemampuan berhitung, kemampuan membaca, serta kemampuan menganalisa suatu masalah. Dengan mengkonsumsi rutin minyak ikan juga membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh pada anak, sehingga tubuh anak dapat melawan timbulnya penyakit yang disebabkan karena virus (misalnya batuk dan pilek).

Tidak hanya itu saja, Omega 3 juga dipercaya mampu mengurangi peradangan di saluran pernapasan. Dalam sebuah studi yang dilakukan pada 29 anak penderita asma, menemukan jika mereka yang mengonsumsi minyak ikan dalam waktu 10 bulan memiliki gejala asma lebih sedikit daripada mereka yang tidak mengonsumsi minyak ikan. Namun, fungsi Omega 3 sebagai pengobatan asma masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Selain dengan memenuhi kebutuhan asupan nutrisi berupa minyak ikan pada anak, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebagai orangtua untuk mengoptimalkan kecerdasan otak anak. Diantaranya :

  1. Stimulasi otak anak dengan permainan yang mengkoordinasikan berbagai organ, seperti menendang dan melempar bola.
  2. Kombinasikan berbagai kegiatan anak dengan musik. Musik merupakan media yang baik bagi anak untuk membantu koordiasi gerakan.
  3. Melakukan aktivitas fisik secara reguler untuk memberikan stimulasi yang konsisten pada otak anak.

Gangguan bicara pada anak seperi gagap, merupakan suatu gangguan kelancaran berbicara yang bisa dialami anak-anak usia 2 sampai 5 tahun, dan ditandai dengan seringnya mengulang-ulang kata-kata atau bahkan seluruh kalimat yang diucapkan kepadanya. Gagap sampai usia 3 tahun masih tergolong wajar sebab anak di golongan usia tersebut masih mempelajari cara berbicara, menyusun kata-kata dalam suatu kalimat, juga berbagai kosa kata yang ingin diucapkan namun kemampuan mengekspresikannya yang masih terbatas. Oleh karena itu, anak pada golongan usia tersebut umumnya masih mengalami gangguan kelancaran berbicara.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk berkomunikasi secara nyaman dengan anak yang memiliki gangguan bicara yaitu:

  • Jika anak berbicara gagap, jangan menyuruh anak untuk mengulangi kata-katanya. Cukup Ibu yang mengulangi apa yang dikatakannya
  • Ketika sedang berbicara dengannya, bicaralah dalam tempo yang lambat dan dengan sabar.
  • Jangan mengomentari anak dengan ucapan seperti “pelan-pelan saja” atau semacamnya. Sebenarnya, komentar semacam ini, walaupun diucapkan dengan niat baik, hanya akan membuat anak merasa semakin tertekan.
  • Ijinkan anak untuk berhenti berbicara jika ia merasa tidak nyaman.
  • Ciptakan suasana yang tenang dan nyaman di rumah.
  • Biarkan anak berbicara dan mengucapkan kalimatnya sampai selesai.
  • Ajak agar sering berlatih, jadilah contoh yang baik bagi anak dengan selalu berbicara dengan jelas.
  • Terapi untuk gagap yang cukup berat pada anak dapat mencakup terapi psikologis maupun terapi bicara. Kesabaran orangtua dalam membimbing anak-anaknya berbicara memang sangat dibutuhkan pada fase ini. (klikdokter).

Posted by Anak Kita Sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *