Mitos Tentang Buah-buahan Yang Harusnya Tidak Kita Percayai

Buah-buahan dijadikan sebagai salah satu makanan pendukung pola hidup sehat selain sayuran, daging, susu dan lainnya. Untuk itu, agar Anda mendapatkan manfaat nutrisi sehat dari buah, pakar kesehatan menyarankan kita untuk rutin mengonsumsi buah-buahan.

Mitos Tentang Buah-buahan Yang Harusnya Tidak Kita Percayai

Namun sayangnya, ada begitu banyak mitos yang berkembang tentang makan buah yang tidak sesuai dengan fakta medis. Dikutip dari laman dokter sehat, dibawah ini adalah beberapa mitos tentang buah-buahan yang mulai sekarang tidak boleh kita percayai.

  • Buah sebaiknya dimakan saat perut masih kosong.

Banyak orang yang berpikir jika makan buah setelah makan dapat memicu gangguan pencernaan dan membuat nutrisi dari buah atau makanan lain yang kita konsumsi tidak benar-benar diserap dengan baik. Padahal, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan hal tersebut.
Satu-satunya efek yang akan dipicu oleh buah-buahan jika kita mengonsumsinya setelah makan adalah memperlambat pencernaan dan hal ini justru bisa membuat perut kenyang dalam waktu yang lama sehingga kita tidak mudah tertarik untuk ngemil.

  • Buah segar jauh lebih bernutrisi dibandingkan buah beku.

Karena dibekukan, banyak orang yang berpikir jika nutrisi pada buah akan menurun. Padahal, menurut pakar kesehatan hal ini tidak benar adanya. Buah beku sama sekali tidak mengalami penurunan nutrisi jika dibandingkan dengan buah segar.

  • Penderita diabetes tidak boleh makan buah.

Pakar kesehatan menyebutkan jika buah-buahan kaya akan antioksidan dan serat yang bisa menyehatkan tubuh dan membuat perut kenyang. Buah adalah salah satu makanan yang sebaiknya dikonsumsi oleh penderita Diabetes. Hanya saja, ada baiknya penderita diabetes berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter agar bisa tenang saat mengonsumsinya.

  • Jus buah sama sehatnya dengan makan buah segar.

Banyak jus buah kemasan atau yang dijual di pinggir jalan yang ternyata ditambahi dengan gula. Selain itu, kandungan serat alami pada buah juga banyak yang menghilang saat buah diolah menjadi jus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *