Penyebab Berat Badan Anak Tidak Kunjung Bertambah

Orangtua menjadi sangat khawatir saat melihat perbedaan yang terjadi pada si buah hati dengan teman sebayanya. Disaat teman-temannya memiliki perubahan dalam tinggi dan berat badan, justru anak Anda tidak menunjukan perubahan, termasuk dalam berat badannya. Hal ini tentu saja membuat Anda khawatir sebagai orang. Sayangnya, memang tidak semua orangtua menyadari, dan justru merasa telah memberikan makanan dengan nutrisi yang cukup namun hasilnya tetap nihil. Dalam kondisi seperti ini, ada baiknya jika segera melakukan langkah penanganan dan mengetahui apa yang menyebabkan anak Anda tidak bertambah berat badannya.

Penyebab Berat Badan Anak Tidak Kunjung Bertambah

Penyebab Berat Badan Anak Tidak Kunjung Bertambah

Bukan rahasia lagi jika anak-anak memang susah untuk makan dan cenderung pilih-pilih dalam makanan. Dan sayangnya, anak-anak lebih menyukai makanan yang terlihat menarik di matanya, dan rasanya yang enak. Terkadang, makanan yang sangat mereka sukai adalah makanan dengan kandungan nutrisi rendah. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab berat badan anak tidak bertambah. Untuk mencegah anak pilih-pilih dalam makanan, sebaiknya sejak anak masih dalam kandungan Bunda sudah mulai mengenalkan berbagai macam makanan yang bernutrisi tinggi, seperti sayur-sayuran. Karena, apapun yang Ibu makan selama masa hamil, juga dapat dirasakan oleh bayi.

Selain dari faktor tersebut, orangtua juga perlu memahami beberapa faktor dibawah ini yang ternyata juga mempengaruhi berat badan anak tidak kunjung bertambah.

1. Anak menderita sakit yang tak tertangani/tak terdeteksi.

Beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebab berat badan anak tidak kunjung naik adalah karena anak tersebut menderita penyakit yang tak terdeteksi. Seperti TB kronis, jantung bawaan, cacingan, gangguan metabolik bawaan, dan sebagainya. Penyakit-penyakit tersebut dapat mengganggu proses metabolisme (terjadi hipermetabolisme), sehingga berat badan anak tak kunjung bertambah. Segera tangani penyakitnya sambil melakukan perbaikan nutrisi. Terapi pengobatan dan nutrisi perlu dilakukan secara efektif dengan berkonsultasi ke ahli.

2. Berat badan turun drastis karena diare.

Perkembangan berat badan anak yang awalnya baik, juga dapat turun drastis saat anak menderita diare. Di usia 1 sampai 2 tahun apa pun yang dipegang anak akan masuk ke mulutnya. Inilah yang meningkatkan risiko masuknya kuman diare ke pencernaan anak-anak batita.

3. Suasana rumah / meja makan yang dirasa kurang menyenangkan menurut anak.

Suasana riang di meja makan akan membuat anak makan dengan senang dan juga lahap. Meski si kecil sedang susah makan, jangan pernah memaksanya. Tetaplah tersenyum saat ia menunjukkan penolakan. Bujuklah tanpa perlu terlihat mendesaknya. Menu-menu yang bervariasi biasanya akan menarik hati anak, sehingga ia mau mencobanya.

4. Berikan asupan nutrisi sehat pada anak seperti Walatra Hexabumin.

Sangat direkomendasikan bagi anak-anak Anda yang memiliki masalah dalam berat badannya yang kurang. Walatra Hexabumin merupakan madu alami dan ekstrak albumin (protein). Bahan-bahan alami dalam komposisi Walatra Hexabumin tersebut akan membantu mengembalikan kekurangan nutrisi pentng pada anak, menambah nafsu makan anak, menjaga sistem pencernaan anak tetap sehat, menambah berat badan anak, menjaga sistem metabolisme tubuh anak tetap sehat dan mencerdaskan anak.

Baca disini : Walatra Hexabumin, Madu Dan Albumin Ikan Gabus 

Semoga bermanfaat, salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *