Tips Paling Mudah Terhindar Dari Gigitan Nyamuk

Salah satu faktor penyebab ancaman gigitan nyamuk lebih besar di musim pancaroba seperti sekarang ini. Akibat dari gigitan nyamuk tersebut, bukan hanya menimbulkan gatal dan bekas merah, namun ancaman terserang penyakit DBD atau demam berdarah dengue, Malaria, Chikungunga hingga terjangkitnya Virus Zika.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tercatat jika jumlah pasien penderita DBD di Indonesia pada bulan Januari-Februari 2016 sebanyak 13.219 orang dengan jumlah kematian mencapai 137 orang. Di ibukota Jakarta sendiri, pada bulan Januari-Maret tahun 2016 terdapat 4.936 kasus DBD dan termasuk dalam peningkatan kasus terburuk dalam 5 tahun terakhir.

Selain DBD, akibat dari gigitan nyamuk juga menyebarkan virus Zika. Baik demam berdarah maupun virus Zika, disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dengan masa inkubasi 2 sampai 7 hari.

Gejala keduanya pun hampir serupa, ditandai dengan bintik merah pada kulit, nyeri sendi dan sakit kepala juga demam. Sedikit ciri khas dari gejala akibat virus Zika adalah mata yang kemerahan.

Tips Paling Mudah Terhindar Dari Gigitan Nyamuk

1. Membasmi Sarang Nyamuk

Cara mudah dan efektif memberantas jentik nyamuk adalah dengan gerakan 3M diantaranya menguras, menutup, mengubur. Buang segala jenis genangan air yang ada didalam maupun luar rumah. Sebaiknya Anda juga mengganti air secara teratur pada bak mandi untuk membasmi jentik nyamuk didalamnya. Juga rutin mencuci lantai kamar mandi, handuk, gorden rumah, seprai yang membuat debu dan nyamuk betah hinggap. Taburkan bubuk larvasida sebanyak 2-3 bulan sekali pada tempat-tempat penampungan air. Selain itu bisa juga menanam tanaman penghalau nyamuk seperti lavender dan geranium.

2. Menjaga sirkulasi udara.

Ventilasi yang baik mendukung sirkulasi udara bersih untuk mengusir debu, nyamuk, dan beragam serangga. Hembusan dari kipas angin juga membuat nyamuk tak mampu terbang dengan baik.

3. Gunakan pakaian tangan panjang.

Tentunya anak-anak begitu senang bergerak dan bermain. Karena anak-anak mudah berkeringat, orangtua memakaikan baju tangan pendek yang tipis. Untuk mencegah gigitan terjadi, sebaiknya berikan baju tangan panjang dan celana panjang yang cukup tebal.

4. Lampu terang.

Nyamuk sangat tertarik pada ruangan yang gelap. Dan ternyata warna bola lampu ikut memberi pengaruh. Misalnya, bola lampu warna kuning yang mampu mengaburkan pandangan nyamuk.

5. Minyak telon plus.

Minyak telon plus dan manfaatnya sudah dirasakan jutaan Ibu di Indonesia. Dari hasil survei yang dilakukan terhadap 1.200 ibu di Indonesia, 8 dari 10 para ibu  mengaku penyakit DBD merupakan dampak yang paling dikhawatirkan dari gigitan nyamuk.

Nah cara-cara tersebut bisa Anda gunakan dalam mencegah anak dan keluarga terhindar dari gigitan nyamuk. Semoga bermanfaat!

Baca juga : Mengatasi Cradle Crap Atau Kulit Kepala Berkerak Pada Bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *